Pages

Tuesday, March 31, 2026

Pemerintah Hemat Hingga Rp 130 Triliun Hasil Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Aparatur Sipil Negara (ASN) beraktivitas pada hari pertama kerja di Balai Kota DKI Jakarta. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan berbagai kebijakan baru sebagai upaya mitigasi dan antisipasi dalam menghadapi dinamika global akibat peperangan di Timur Tengah. Di antaranya, dilakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) yang diperkirakan dapat menghemat dana sebesar Rp 130,2 triliun.

“Pemerintah melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara melalui prioritisasi dan refocusing belanja Kementerian dan Lembaga. Pengalihan anggaran dilakukan dari belanja yang kurang prioritas seperti perjalanan dinas, rapat, belanja nonoperasional, dan kegiatan seremonial,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).

Anggaran dari belanja yang kurang prioritas tersebut akan dialihkan kepada belanja yang lebih produktif serta berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk di antaranya rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera.

Airlangga menyebut pemerintah juga terus mendorong percepatan belanja K/L serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran. Berdasarkan perhitungannya, langkah efisiensi anggaran perjalanan dinas hingga kegiatan seremonial tersebut diperkirakan mampu menghemat anggaran ratusan triliun rupiah.

“Potensi prioritisasi dan refocusing anggaran Kementerian dan Lembaga ini berada dalam kisaran Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun,” ungkapnya.

Menurut Airlangga, efisiensi perjalanan dinas dalam negeri mencapai hingga 50 persen, sedangkan perjalanan dinas luar negeri mencapai 70 persen.

Kebijakan lainnya bagi ASN, pemerintah menetapkan transformasi budaya kerja yang lebih efisien berbasis digital. Pemerintah menerapkan work from home (WFH) bagi ASN di instansi pusat dan daerah selama satu hari kerja dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Kebijakan itu lebih lanjut diatur melalui surat edaran dari Menteri PAN-RB dan Menteri Dalam Negeri.

Selain itu, diterapkan kebijakan efisiensi mobilitas, termasuk pembatasan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, serta mendorong penggunaan transportasi publik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan dinas dan mengoptimalkan transportasi publik.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Pemerintah Hemat Hingga Rp 130 Triliun Hasil Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial
Sumber Eknomi

Bos Agrinas Pangan Ungkap Strategi Impor Pikap Kopdes Merah Putih, Ini Asal Negaranya

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Penampakan pikap Mahindra di kantor PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan Kav 8, Cawang, Jakarta Timur pada Jumat (27/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan impor 160 ribu kendaraan pikap untuk kegiatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih tidak hanya berasal dari India. Menurutnya, pengadaan kendaraan operasional juga dilakukan dari China dan Jepang.

"Semua kendaraan sudah dilakukan pengadaannya, sebanyak 160 ribu unit," kata Joao saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Joao mengatakan, pihaknya memilih opsi impor karena spesifikasi kendaraan pikap dengan sistem penggerak empat roda (four wheel drive/4WD/4x4) belum diproduksi di Indonesia.

"Semua mobil 4x4 yang ada saat ini merupakan produk impor. Tidak ada yang diproduksi secara lokal," ujar dia.

Ia memerinci, kendaraan angkutan barang tersebut berasal dari sejumlah pabrikan otomotif Jepang seperti Hino, Mitsubishi, dan Isuzu, serta pabrikan asal China, Foton. Kendaraan tersebut diimpor bersama ribuan truk dan pikap dari India.

“Sebanyak 160 ribu unit itu terdiri atas 13.600 unit dari Mitsubishi, 10 ribu unit dari Hino, 900 unit dari Isuzu, serta 13 ribu unit dari Foton. Sisanya berasal dari India,” ujar Joao.

Lebih lanjut, Joao mengatakan total anggaran pengadaan kendaraan tersebut mencapai Rp 200 triliun, yang berasal dari alokasi pembangunan per Kopdes/kel Merah Putih sebesar Rp 3 miliar. Namun, terkait jumlah unit yang telah berada di Indonesia dan siap disalurkan, Joao mengaku tidak memiliki data pasti.

Sebelumnya, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan penyaluran truk dan pikap impor dari India diharapkan mampu mendukung operasional Kopdes/kel Merah Putih yang telah siap dan rampung.

"Sudah ada truk dan pikap yang disalurkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan rasanya sudah cukup memadai serta bisa digunakan untuk mendukung operasional koperasi," kata Menkop Ferry.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan penyaluran 105 ribu truk dan pikap dari India dilakukan secara bertahap seiring progres pembangunan fisik Kopdes/kel Merah Putih.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


Bos Agrinas Pangan Ungkap Strategi Impor Pikap Kopdes Merah Putih, Ini Asal Negaranya
Sumber Eknomi

Monday, March 30, 2026

Harga Pertamax Akan Naik Jadi Rp17 Ribu? Ini Kata Pertamina

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beredar di media sosial tangkapan layar paparan terkait perubahan harga BBM subsidi dan nonsubsidi akibat gejolak krisis minyak dunia. Pertamina menegaskan belum ada pengumuman resmi perubahan harga Pertamax hingga saat ini, Senin (30/3/2026).

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Sehingga proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujar Baron, dikonfirmasi dari Jakarta, Senin.

Baron meminta kepada masyarakat untuk mencari informasi harga BBM yang valid pada saluran resmi Pertamina, yakni www.pertamina.com. Dalam kesempatan tersebut, Baron juga menyampaikan dukungannya terhadap imbauan pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak.

“Dengan demikian, informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Baron.

Pernyataan tersebut menanggapi perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi untuk April 2026 yang beredar di media sosial.

Dalam informasi yang beredar, disebutkan harga jual BBM jenis Pertamax akan menjadi Rp17.850 per liter atau naik Rp5.550 per liter dari harga jual semula pada Maret 2026 yang senilai Rp12.300 per liter.

Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah yang melemah dari Rp16.819 per 1 dolar AS menjadi Rp16.877 per 1 dolar AS.

Selain itu, dalam informasi yang beredar, kenaikan harga Pertamax (RON 92) juga dipengaruhi oleh lonjakan harga indeks pasar (HIP) BBM RON 92 sebesar 62,44 persen atau 46,15 dolar AS per barel, dari 73,91 dolar AS per barel menjadi 120 dolar AS per barel; atau naik 62,99 persen (sekitar Rp4.925 per liter) dari Rp7.818 per liter menjadi Rp12.744 per liter.

Kenaikan harga jual juga diperkirakan akan terjadi untuk produk bensin lainnya, seperti Pertamax Green 95 (dari Rp12.900 per liter, naik menjadi Rp19.150 per liter), Pertamax Turbo (dari Rp13.100 per liter naik menjadi Rp19.450 per liter).

Selanjutnya, untuk BBM jenis solar, yakni Pertamina Dex juga diperkirakan akan mengalami kenaikan dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.950 per liter; serta Dexlite naik dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.650 per liter.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengupayakan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tidak naik di tengah krisis energi.

sumber : ANTARA

Adblock test (Why?)


Harga Pertamax Akan Naik Jadi Rp17 Ribu? Ini Kata Pertamina
Sumber Eknomi

B50 Makin Disorot Demi Jaga Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Siap?

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Biodiesel B50 jadi salah satu senjata Indonesia membangun kemandirian energi. Percepatan implementasinya kini semakin didorong di tengah gejolak energy lockdown global karena krisis pasokan minyak dunia.

Kebijakan B50 disebut-sebut akan jadi bagian dari upaya mitigasi risiko dinamika global yang segera diumumkan Pemerintah besok, Selasa (31/3/2026). Selain itu, rincian kebijakan penyesuaian lainnya adalah usulan Work from Home, penyesuaian anggaran, dan lainnya.

Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, percepatan implementasi biodiesel B50 memerlukan kesiapan menyeluruh dari hulu hingga hilir hingga mitigasi risiko. Ini agar kebijakan tersebut efektif menopang stabilitas energi nasional di tengah gejolak konflik di Timur Tengah.

“Kalau bicara percepatan B50, kuncinya ada di hal-hal teknis tapi krusial. Pemerintah perlu memastikan kesiapan dari hulu ke hilir, mulai dari kepastian pasokan minyak sawit mentah (CPO), kapasitas produksi FAME (Fatty Acid Methyl Ester), sampai infrastruktur blending di kilang dan distribusi,” ujar Yusuf kepada ANTARA di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, standardisasi kualitas juga menjadi faktor penting agar B50 kompatibel dengan mesin, terutama di sektor transportasi dan logistik. Selain itu, menurutnya, insentif fiskal masih dibutuhkan pada tahap awal untuk menjaga keekonomian program, mengingat harga biodiesel tidak selalu lebih murah dibandingkan solar.

“Percepatan ini bukan hanya soal kebijakan, tapi orkestrasi industri yang rapi,” katanya.

Di sisi lain, Yusuf menekankan pentingnya penguatan sisi permintaan (demand) agar implementasi B50 berjalan optimal. Kepastian penyerapan dari sektor transportasi maupun industri dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan ekosistem biodiesel.

“Tanpa kepastian demand, implementasinya bisa tersendat di tengah jalan,” ujarnya.

Terkait efektivitas B50 di tengah potensi lonjakan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah, Yusuf menilai kebijakan tersebut cukup strategis, meski tidak sepenuhnya menghilangkan tekanan.

Menurut dia, B50 dapat berfungsi sebagai “shock absorber” dengan mengurangi ketergantungan pada impor solar, sehingga membantu meredam tekanan terhadap neraca perdagangan dan harga energi domestik.

“Namun, ini perlu dilihat secara proporsional. B50 tidak menghilangkan risiko, karena harga energi domestik tetap dipengaruhi harga minyak global, terutama untuk komponen yang belum tersubstitusi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar kebijakan substitusi energi seperti B50 diiringi dengan langkah efisiensi konsumsi energi untuk hasil yang lebih optimal.

“Dalam praktik internasional, kombinasi antara efisiensi, pengurangan konsumsi, dan substitusi energi itu yang paling efektif meredam shock energi,” ujar Yusuf.

Dari sisi risiko, dia mengingatkan adanya potensi tekanan terhadap sektor pangan, khususnya jika peningkatan kebutuhan CPO untuk energi mengganggu pasokan untuk kebutuhan lain.

“Kalau tidak dikelola dengan baik, ada risiko kenaikan harga minyak goreng atau produk turunannya,” katanya.

Selain itu, ekspansi sawit juga perlu dikendalikan untuk meminimalkan dampak lingkungan. Risiko lain yang perlu diantisipasi adalah aspek fiskal dan teknis.

Ia menjelaskan, ketika harga CPO tinggi, biaya program biodiesel berpotensi meningkat dan membebani anggaran maupun dana sawit. Sementara dari sisi teknis, tantangan dapat muncul jika kualitas bahan bakar tidak terjaga atau kesiapan mesin belum merata.

Sebelumnya, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk meredam dampak ketidakpastian global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Sejumlah opsi yang dikaji meliputi efisiensi anggaran, pengaturan kerja fleksibel (work from home/WFH), hingga penguatan kebijakan B50 dan penghematan energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Sabtu (28/3/2026) menyatakan, langkah-langkah tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam merumuskan respons kebijakan ekonomi di tengah dinamika global.

sumber : ANTARA

Adblock test (Why?)


B50 Makin Disorot Demi Jaga Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Siap?
Sumber Eknomi

Sunday, March 29, 2026

Ekonom Sebut Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Masih Dalam Kondisi Wajar

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom Universitas Airlangga (Unair), Wisnu Wibowo, menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Indonesia masih dalam batas wajar. Penyesuaian ini terjadi seiring memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang turut memengaruhi harga minyak global.

“Kenaikan harga BBM non-subsidi dinilai sebagai konsekuensi logis karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional,” kata Wisnu saat dihubungi, Ahad (29/3/2026).

Ia menjelaskan, eskalasi konflik di kawasan tersebut, termasuk potensi gangguan di jalur strategis Selat Hormuz, telah mendorong lonjakan harga minyak dunia. Kondisi ini kemudian berdampak pada penyesuaian harga BBM non-subsidi di dalam negeri.

Pada periode Februari ke Maret 2026, sejumlah produk BBM non-subsidi mengalami kenaikan. Pertamax naik dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter. Pertamax Green (RON 95) meningkat dari Rp12.450 menjadi Rp12.900 per liter, sementara Pertamax Turbo naik dari Rp12.700 menjadi Rp13.100 per liter.

Untuk jenis solar non-subsidi, Dexlite mengalami kenaikan dari Rp13.250 menjadi Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter. Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar masing-masing masih ditahan di level Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Wisnu memperkirakan kenaikan BBM non-subsidi masih berada pada kisaran moderat, yakni sekitar 5 hingga 10 persen. “Kenaikan BBM non-subsidi saya prediksi masih di bawah 10 persen, sekitar 5 sampai 10 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, mekanisme penentuan harga BBM non-subsidi memang disesuaikan secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia. Acuan yang digunakan antara lain Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus sebagai referensi harga komoditas global.

Selain itu, penyesuaian harga juga mengacu pada formula dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mempertimbangkan harga acuan, nilai tukar rupiah, serta komponen pajak. “Variabel harga acuan dan kurs saat ini sangat dinamis, sehingga wajar jika terjadi penyesuaian harga di tingkat eceran,” jelasnya.

Wisnu mengatakan, badan usaha memiliki kewenangan dalam menetapkan harga jual eceran BBM non-subsidi dengan tetap melaporkannya kepada pemerintah. Mekanisme ini dinilai membuat harga lebih mencerminkan kondisi pasar sekaligus mendorong konsumsi energi yang lebih rasional, terutama bagi kelompok masyarakat mampu.

Di sisi lain, lonjakan harga minyak dunia yang telah menembus di atas 100 dolar AS per barel turut memberikan tekanan terhadap fiskal negara. Setiap kenaikan 1 dolar AS harga minyak berpotensi menambah beban APBN hingga Rp6,7 triliun.

Meski demikian, pemerintah diperkirakan tidak akan terburu-buru menaikkan harga BBM secara luas, khususnya untuk jenis bersubsidi. Penyesuaian harga masih menjadi opsi terakhir apabila tekanan fiskal semakin meningkat.

Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara juga mulai menaikkan harga BBM sejak akhir Februari 2026. Negara dengan mekanisme pasar penuh seperti Thailand dan Vietnam mengalami kenaikan yang lebih tajam, terutama pada jenis solar yang berkaitan langsung dengan sektor logistik dan industri.

Sementara itu, Malaysia yang masih memberikan subsidi relatif besar mampu menahan kenaikan harga. Adapun Singapura mencatat harga BBM tertinggi di kawasan karena tidak menerapkan subsidi serta mengenakan pajak energi yang tinggi.

Perbandingan tersebut menunjukkan posisi Indonesia yang relatif stabil di tengah tekanan global. Kenaikan harga BBM non-subsidi masih tergolong moderat, sementara BBM bersubsidi, khususnya solar, tetap menjadi bantalan utama dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi domestik.

Adblock test (Why?)


Ekonom Sebut Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Masih Dalam Kondisi Wajar
Sumber Eknomi

Bandara Makin Nyaman Sambut Pemudik Lebaran

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suasana Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tampak lebih hidup menjelang masa angkutan Lebaran. Hidup dalam arti, penumpang di Terminal 1 dan Terminal 3 lalu-lalang membawa koper, sebagian duduk menunggu panggilan boarding, sementara dekorasi bernuansa Ramadan menghiasi sejumlah sudut terminal.

Di antara para penumpang yang bersiap terbang, Hari (30 tahun) tampak santai menunggu penerbangan. Pria asal Padang, Sumatera Barat, yang bekerja sebagai event organizer ini mengaku hampir setiap tahun pulang kampung menggunakan pesawat. Namun tahun ini ia memilih berlibur dibanding pulang ke kampung halaman.

Meski begitu, Hari tetap merasakan perubahan yang cukup signifikan pada bandara dari tahun ke tahun.

Menurut dia, proses di bandara kini terasa semakin mudah. Pelayanan juga dinilai semakin baik, mulai dari alur pemeriksaan hingga fasilitas yang tersedia bagi penumpang.

“Sekarang bandara jauh lebih nyaman. Prosesnya lebih mudah, pelayanannya juga semakin baik. Tempat menunggu juga makin bagus,” kata Hari.

Ia mengakui harga tiket pesawat masih menjadi tantangan bagi sebagian penumpang. Namun bagi banyak orang, keinginan untuk pulang kampung sering kali lebih besar dari persoalan biaya.

“Kalau sudah soal pulang kampung, biasanya tetap diusahakan,” ujarnya sambil tersenyum.

Pengalaman masa lalu

Cerita serupa datang dari Yuliati, pekerja migran asal Tuban, Jawa Timur, yang bekerja di Changhua, Taiwan. Perempuan ini sudah hampir dua dekade bekerja di luar negeri sejak 2007.

Ia biasanya pulang ke Indonesia dua kali dalam setahun, terutama saat Lebaran atau ketika ada acara keluarga penting.

Namun pengalaman pertamanya kembali ke Tanah Air melalui bandara sempat meninggalkan kesan kurang menyenangkan.

“Dulu pernah kena calo,” kata Yuliati mengenang pengalamannya beberapa tahun lalu.

Kini kondisi tersebut menurutnya sudah jauh berbeda. Bandara dinilai lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi penumpang.

“Sekarang jauh lebih baik. Tidak ada lagi calo yang aneh-aneh. Bandara juga lebih bersih dan nyaman,” ujarnya.

Yuliati berharap kualitas pelayanan di bandara terus meningkat sehingga perjalanan pulang bagi pekerja migran seperti dirinya dapat berlangsung lebih nyaman.

“Semoga yang sudah baik ini bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Terminal modern berstandar internasional

Penilaian positif juga disampaikan Amelia (28), pekerja migran asal Jawa Tengah. Setiap kali pulang ke Indonesia, ia kerap menunggu penerbangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Menurutnya, fasilitas di terminal tersebut sangat memadai bagi penumpang yang harus menunggu lama sebelum keberangkatan.

“Terminal 3 sangat nyaman. Saya tidak pernah menemukan ada calo atau hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Amelia bahkan menilai fasilitas di bandara Indonesia kini dapat dibandingkan dengan sejumlah bandara internasional yang pernah ia gunakan selama bekerja di luar negeri.

“Lokasinya nyaman, aman, dan menurut saya sudah bisa dibandingkan dengan bandara internasional di tempat saya bekerja,” katanya.

Kenyamanan yang dirasakan penumpang tersebut tidak lepas dari berbagai persiapan yang dilakukan pengelola bandara menghadapi masa angkutan Lebaran.

Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan operasional dan layanan di 37 bandara yang dikelola selama periode angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–30 Maret.

Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan momentum Lebaran menjadi periode dengan lalu lintas tertinggi di seluruh ekosistem bisnis InJourney.

“Kami melihat pergerakan yang sangat positif, khususnya dari pasar domestik yang tahun ini menjadi fokus utama. Harapannya momentum ini dapat berjalan lancar sekaligus mendorong pertumbuhan kinerja di seluruh ekosistem,” ujar Maya.

Ia menambahkan, InJourney menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap layanan, mulai dari operasional bandara hingga fasilitas ritel dan destinasi wisata.

Untuk mendukung hal tersebut, bandara disiagakan beroperasi hingga 24 jam mengikuti kebutuhan maskapai. Selain itu, jumlah personel layanan juga ditambah selama periode puncak arus mudik dan arus balik.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyebutkan jumlah pergerakan penumpang pesawat selama angkutan Lebaran tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 9,03 juta penumpang.

“Angkutan Lebaran merupakan periode tersibuk sepanjang tahun. Oleh karena itu, seluruh bandara disiagakan untuk mengakomodasi peningkatan trafik termasuk penerbangan tambahan,” kata Pahlevi.

Sejumlah bandara dengan trafik tertinggi pada periode ini antara lain Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, serta Bandara Kualanamu di Deli Serdang.

Penerbangan tambahan untuk arus balik

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat setelah Lebaran, InJourney Airports bersama maskapai juga menyiapkan penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik.

Pada 22 Maret 2026, tercatat pergerakan penumpang di 37 bandara mencapai 468.604 penumpang dengan 3.265 penerbangan. Angka ini meningkat menjadi 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan pada 23 Maret, dan kembali naik menjadi 583.815 penumpang pada 24 Maret.

Pahlevi mengatakan peningkatan tersebut diantisipasi dengan optimalisasi slot time agar maskapai dapat menambah jadwal penerbangan.

“Seluruh bandara diproyeksikan melayani sekitar sembilan juta penumpang selama angkutan Lebaran ini,” ujarnya.

Selain penerbangan reguler, sekitar 2.400 penerbangan tambahan telah dioperasikan selama periode 13–21 Maret 2026.

Nuansa ramadan

Selain memastikan kelancaran operasional, bandara juga menghadirkan berbagai program aktivasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi penumpang.

Sejumlah kegiatan seperti parade bedug, pertunjukan musik bernuansa Ramadan, pembagian takjil, hingga pemberian hampers Lebaran digelar di beberapa bandara.

Di Bandara Soekarno-Hatta, misalnya, pengelola menghadirkan instalasi tematik berupa kubah besar di Terminal 3 yang memadukan motif batik Nusantara dengan arsitektur Timur Tengah. Area tersebut dilengkapi tanaman hidup, panggung aktivitas, serta dekorasi lentera yang memperkuat suasana Ramadan.

Bagi sebagian penumpang, perubahan tersebut membuat bandara kini tidak sekadar menjadi tempat transit sebelum terbang.

Hari, misalnya, merasakan bahwa pengalaman berada di bandara kini jauh lebih nyaman dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Sekarang kalau menunggu di bandara tidak terasa membosankan,” katanya.

Adblock test (Why?)


Bandara Makin Nyaman Sambut Pemudik Lebaran
Sumber Eknomi

Saturday, March 28, 2026

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) untuk pertama kalinya menghadirkan layanan mobilisasi pemudik kembali ke Daerah Khusus Jakarta, yang merupakan bagian dari program Mudik Bareng Pertamina 2026. Program ini merupakan komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik balik Idulfitri 2026.

Lebih dari 900 peserta diberangkatkan kembali ke Jakarta secara serentak dari empat kota titik kumpul, yakni Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Pelepasan pemudik dari Yogyakarta, dilakukan oleh Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono di Stadion Mandala Krida, Sabtu (28/3/2026).

Condro Kirono menyampaikan program ini tidak hanya menghadirkan kemudahan mobilitas, tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga perjalanan yang lebih tertib dan efisien.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina dalam mendukung mobilitas masyarakat. Kami ingin mendampingi perjalanan dari awal hingga akhir, tidak hanya saat perjalanan mudik tetapi juga saat kembali ke Jakarta. Melalui penggunaan transportasi bersama, kami juga berharap dapat mendorong efisiensi energi sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama Lebaran,” ujar Condro.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita menambahkan bahwa layanan arus balik ini dihadirkan untuk memastikan perjalanan pemudik memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman hingga tiba di Jakarta.

“Kami ingin memastikan para pemudik dapat kembali ke Jakarta dengan lancar dan selamat setelah merayakan Idulfitri bersama keluarga," kata Arya.

Melalui program ini, Arya mengungkapkan, Pertamina berupaya mendukung program Pemerintah dalam efisiensi energi di tengah situasi global saat ini. Dengan menyediakan armada bus dan memfasilitasi masyarakat dengan angkutan publik yang nyaman, Pertamina berharap dapat mengajak masyarakat berpartisipasi menggunakan energi secara hemat.

"Program layanan mudik dan balik menggunakan transportasi massal, merupakan langkah konkrit mengurangi pemakaian BBM. Kami berharap, masyarakat bisa tiba di Jakarta dengan nyaman, aman dan bangga karena telah mendukung keberlanjutan energi bagi bangsa," kata Arya.

Sebelumnya, pada Ahad (15/3/2026), Pertamina telah memberangkatkan lebih dari 5.000 pemudik dengan 153 armada bus, ke 23 kota tujuan di Pulau Jawa melalui program Mudik Bareng Pertamina 2026. Dengan mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, Pertamina berperan aktif dalam menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib, meningkatkan efisiensi energi, dan mendukung pengurangan emisi gas buang.

Adblock test (Why?)


Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran
Sumber Eknomi

KAI: Penjualan Tiket Lebaran Tembus 102,3 Persen

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Pemudik tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026). ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat fase arus balik Angkutan Lebaran 2026 mencapai titik tertinggi dengan lonjakan volume pelanggan yang signifikan. Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan KAI Anne Purba mengatakan, kepastian waktu tempuh menjadikan kereta api (KA) tetap menjadi pilihan di tengah tingginya mobilitas masyarakat dalam masa liburan Idul Fitri.

"Dalam empat hari berturut-turut arus balik, volume pelanggan berada pada level tertinggi selama periode Lebaran 2026 dengan okupansi melampaui 140 persen," ujar Anne Purba dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat (27/3/2026).

Pada Ahad (22/3/2026), Anne mengungkapkan, tercatat 242.810 pelanggan (150,7 persen). Ini meningkat pada Senin (23/3/2026) menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen). Kemudian, mencapai puncak pada Selasa (24/3/2026) dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen). Sehari sesudahnya, pada Rabu (25/3/2026), jumlah penumpang tetap tinggi yakni sebanyak 230.784 pelanggan (141,2 persen).

Anne memaparkan, angka tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi pada tahun sebelumnya sebesar 223.348 pelanggan KA jarak jauh. Hal ini pun mencerminkan pergerakan arus balik yang kuat dan tersebar di berbagai waktu perjalanan.

"Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini berada pada fase arus balik. Kereta api dipilih karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan," ucap Anne.

Ia mengatakan, penjualan tiket KA jarak jauh mencapai 3.896.661 atau 109,1 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara itu, KA lokal mencatat 703.518 tiket atau 75,9 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.

Di sepanjang periode 11-26 Maret 2026, KAI telah melayani 3.678.880 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra. Ini terdiri atas 3.081.467 pelanggan KA jarak jauh dan 597.413 pelanggan KA lokal.

Advertisement

Adblock test (Why?)


KAI: Penjualan Tiket Lebaran Tembus 102,3 Persen
Sumber Eknomi

Friday, March 27, 2026

Pelaporan Pajak dengan Coretax Lebih Kompleks, DJP Relaksasi Lapor SPT Sampai 30 April 2026

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memastikan wajib pajak orang pribadi yang terlambat melaporkan dan membayar Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) hingga 30 April 2026 tidak akan dikenai sanksi administratif. Kelonggaran ini tertuang dalam Pengumuman DJP Nomor PENG-28/PJ.09/2026. Dalam beleid tersebut ditegaskan, wajib pajak yang menyampaikan SPT, membayar PPh Pasal 29, maupun melunasi kekurangan pajak setelah 31 Maret hingga 30 April 2026 akan dibebaskan dari sanksi denda dan bunga.

Tak hanya itu, jika sebelumnya sudah terlanjur diterbitkan surat tagihan pajak, DJP akan menghapus sanksi tersebut secara jabatan. Keterlambatan pelaporan dalam periode ini juga tidak akan memengaruhi status wajib pajak, termasuk tidak menjadi dasar pencabutan kriteria wajib pajak tertentu.

Kebijakan ini memberi ruang bagi masyarakat yang belum sempat memenuhi kewajiban hingga batas normal 31 Maret, sekaligus merespons kondisi sistem administrasi perpajakan yang masih dalam masa penyesuaian.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyebut penerapan sistem baru Coretax membuat proses pelaporan menjadi lebih kompleks karena data wajib pajak kini terintegrasi dan terisi otomatis (pre-populated). Bimo menjelaskan, setiap data yang masuk harus dikonfirmasi dengan berbagai basis data lain, seperti data kependudukan dan perizinan usaha.

“Sekarang setiap data harus direkonfirmasi dengan database pembanding. Jadi memang lebih detail dan kompleks,” jelas Bimo di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Bimo tak memungkiri di lapangan wajib pajak masih menghadapi kendala teknis, seperti sistem yang lambat atau buffering. Hal tersebut pun dijadikan bagian dari proses adaptasi.

“Ini sistem baru, ibarat bayi baru lahir. Ada learning curve, baik dari pengguna maupun dari kami,” katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pelaporan, DJP telah menambah kapasitas layanan. Saat ini, sistem mampu menampung hingga 390 ribu SPT per hari.

Hingga Kamis (26/3/2026) pukul 24.00 WIB, jumlah SPT yang telah disampaikan mencapai 9.131.427. Mayoritas berasal dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 8.196.513, disusul nonkaryawan 924.443, serta badan usaha sekitar 190 ribu.

Sementara itu, aktivasi akun Coretax DJP juga terus meningkat. Tercatat 16.963.643 wajib pajak telah mengaktifkan akun, didominasi oleh orang pribadi.

DJP juga tetap membuka layanan di sejumlah daerah selama libur Lebaran, termasuk di Papua dan Maluku, untuk membantu masyarakat melaporkan SPT.

Di tengah kelonggaran tersebut, Bimo menyebut masih ada jutaan wajib pajak yang belum melapor.

“Per kemarin sudah hampir 9,1 juta. Masih sekitar 5 juta yang kami tunggu,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Inge Diana Rismamawanti.

Bimo menambahkan, DJP memberi ruang hingga akhir April untuk pelaporan dan pembayaran, seiring masih berlangsungnya penyesuaian sistem.

“Diputuskan sampai 30 April, baik pelaporannya maupun pembayarannya,” kata Bimo.

Adblock test (Why?)


Pelaporan Pajak dengan Coretax Lebih Kompleks, DJP Relaksasi Lapor SPT Sampai 30 April 2026
Sumber Eknomi

Thursday, March 26, 2026

Kebijakan WFH Disiapkan untuk Tekan Konsumsi BBM, Pengamat Ingatkan Efek Sebaliknya

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan pemerintah menghadapi posisi sulit di tengah potensi krisis energi global. Dalam situasi harga energi yang tinggi, ucap Fahmy, pemerintah menghadapi pilihan sulit antara menaikkan harga BBM subsidi atau tidak.

"Dengan harga yang mahal tadi, pilihannya harus menaikkan BBM subsidi. Namun, jika dinaikkan, hal ini akan meningkatkan inflasi, menurunkan daya beli, dan memperlambat pertumbuhan ekonomi," ujar Fahmy saat dihubungi Republika di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Di sisi lain, lanjut Fahmy, beban subsidi dalam APBN akan kian membengkak jika pemerintah mempertahankan harga BBM subsidi. Fahmy menyarankan pemerintah melakukan relokasi anggaran dari pos lain untuk mempertahankan subsidi energi.

"Mestinya yang harus dilakukan pemerintah itu melakukan relokasi beberapa anggaran untuk mempertahankan agar subsidi tetap diberikan, misalnya anggaran MBG atau anggaran lainnya," ucap Fahmy.

Fahmy juga menyoroti rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan guna mengurangi konsumsi energi. Menurut Fahmy, kebijakan WFH kemungkinan tidak akan efektif.

"Kalau (Menteri) Purbaya menyatakan bisa hemat 20 persen, menurut pendapat saya, paling tinggi itu 10 persen penghematannya," lanjut Fahmy.

Fahmy mengingatkan kebijakan WFH berpotensi menimbulkan efek sebaliknya. Jika WFH dilakukan pada Jumat, ucap Fahmy, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk libur panjang.

"Ini justru menambah long weekend sehingga mereka tidak WFH, tetapi work from anywhere, bisa ke Puncak atau pulang kampung. Akhirnya konsumsi BBM juga akan meningkat," kata Fahmy.

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengaku keberatan jika kebijakan work from home (WFH) yang hendak diterapkan pemerintah turut diberlakukan bagi sektor swasta. Mereka menilai hal itu tidak efisien bagi dunia usaha.

Ketua Apindo Jateng Frans Kongi mengatakan penerapan WFH masih mungkin jika diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN).

"Kalau pegawai negeri bisa saja. Kalau kami? Terus terang keberatan. Lagi pula produksi mau kerja dari rumah itu bagaimana?" ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Menurut Frans, pegawai divisi administrasi di sebuah pabrik masih mungkin menerapkan WFH. Namun, ia mengingatkan jumlah mereka jauh lebih kecil dibandingkan pekerja di bagian produksi.

"Intinya tidak efisien kerja dari rumah. Bicaranya mudah, praktiknya sulit, bisa menghambat produktivitas," kata Frans.

Ia mengatakan kegiatan produksi di sebuah pabrik harus terus berjalan.

"Pabrik itu jangan sampai berhenti. Kalau berhenti, kita rugi, pasar bisa hilang karena stok tidak ada. Jadi berhenti (produksi) itu paling pas saat pemeliharaan," ujarnya.

Menurut Frans, jika tujuan penerapan WFH bagi sektor swasta adalah untuk menghemat konsumsi energi, termasuk BBM, pemerintah harus mencari solusi yang lebih realistis. Ia menambahkan bahwa kegiatan industri selalu membutuhkan BBM dalam proses produksinya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan rencana penerapan WFH bagi ASN, termasuk sektor swasta, sebanyak satu hari dalam sepekan. Tujuan kebijakan tersebut adalah penghematan konsumsi energi di tengah melonjaknya harga minyak dunia. Kondisi itu tidak terlepas dari konflik yang sedang berlangsung di wilayah Timur Tengah.

Adblock test (Why?)


Kebijakan WFH Disiapkan untuk Tekan Konsumsi BBM, Pengamat Ingatkan Efek Sebaliknya
Sumber Eknomi

Banyak Negara Nyatakan Krisis Energi, Prabowo Minta Bahlil Cari Pasokan Energi dari Negara Lain

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera mencari alternatif pasokan energi dari berbagai negara sebagai langkah antisipasi menghadapi dinamika geopolitik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia.

Instruksi tersebut disampaikan menyusul meningkatnya ketidakpastian global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi distribusi minyak mentah dunia. Sejumlah negara bahkan mulai mengantisipasi risiko krisis energi akibat gangguan pasokan dan volatilitas harga.

Bahlil menegaskan pemerintah terus memastikan pasokan energi nasional tetap aman, baik dari sisi ketersediaan maupun stabilitas harga, di tengah tekanan global yang terjadi.

“Seperti yang saya sampaikan di awal, insyaallah pemerintah akan menjaga pasokan energi, cadangan energi, serta stabilitas harga. Sekalipun banyak negara menghadapi tekanan global, kita bersyukur bahwa BBM di negara kita, baik bensin, solar maupun LPG masih terpenuhi dengan baik,” ujar Bahlil.

Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo meminta jajaran ESDM segera mengoptimalkan berbagai opsi pengadaan energi guna menjaga ketahanan nasional.

“Atas dasar itu, semalam Bapak Presiden memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari alternatif pasokan minyak dari berbagai negara, serta mengoptimalkan seluruh sumber energi yang kita miliki,” kata Bahlil.

Menurut Bahlil, pemerintah juga terus mengoptimalkan kilang domestik serta melakukan diversifikasi sumber impor energi untuk menjaga kesinambungan pasokan.

“Cadangan minyak dalam storage berada pada kisaran minimal 21 sampai 24 hari. Namun perlu dipahami bahwa pasokan tersebut bersifat dinamis karena setiap hari ada distribusi keluar dan masuk. Hal ini terjadi karena kita mengoptimalkan kilang-kilang di dalam negeri serta impor dari berbagai negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya sekitar 20 persen pasokan minyak mentah Indonesia berasal dari Selat Hormuz. Namun pemerintah telah melakukan pengalihan sumber pasokan ke wilayah lain untuk mengurangi risiko gangguan distribusi.

“Sekitar 20 persen crude oil sebelumnya berasal dari Selat Hormuz, sekarang kita sudah melakukan pengalihan sumber pasokan ke wilayah lain dan kondisinya mulai membaik. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar kondisi ini terus terjaga dengan baik,” katanya.

Selain memastikan pasokan tetap aman, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak guna menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Saya mengimbau masyarakat menggunakan energi sesuai kebutuhan dan menghindari pemborosan. Contohnya ketika memasak menggunakan LPG, jika masakan sudah matang mohon kompor dimatikan agar tidak terjadi pemborosan. Hal-hal sederhana seperti ini sangat membantu menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Bahlil.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas energi, terutama di tengah situasi global yang sulit diprediksi.

“Jika kita dapat bersama-sama menggunakan energi secara bijak, insyaallah kondisi energi kita ke depan akan semakin baik,” katanya.

Pemerintah memastikan hingga saat ini kondisi pasokan energi nasional masih dalam batas aman dan belum menunjukkan tanda-tanda krisis, meskipun berbagai negara mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Adblock test (Why?)


Banyak Negara Nyatakan Krisis Energi, Prabowo Minta Bahlil Cari Pasokan Energi dari Negara Lain
Sumber Eknomi

Wednesday, March 25, 2026

Harga Emas Merosot, Bitcoin Justru Menguat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bitcoin mencatat penguatan signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Aset kripto terbesar itu naik sekitar 12 persen dalam 60 hari terakhir, saat saham dan emas justru melemah.

Data pasar menunjukkan Bitcoin diperdagangkan di kisaran 70.000 dolar AS hingga 71.000 dolar AS per 24 Maret 2026. Dalam periode yang sama, indeks S&P 500 turun sekitar 4 persen, sementara harga emas terkoreksi hingga 16 persen dan mencatat penurunan terdalam sejak 1983.

Kondisi ini mendorong pergeseran minat investor terhadap Bitcoin sebagai alternatif lindung nilai. Di tengah volatilitas pasar global, aset digital mulai dipandang sebagai instrumen yang mampu bertahan dari tekanan eksternal.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, kinerja kuat Bitcoin di tengah krisis bukan fenomena baru. Ia menyebut pola serupa pernah terjadi saat pandemi COVID-19, ketegangan Amerika Serikat dan Iran pada 2020, hingga konflik Rusia dan Ukraina.

“Karakteristik Bitcoin yang terdesentralisasi, dapat diperdagangkan 24 jam, serta tidak bergantung pada sistem perbankan konvensional menjadikannya relevan di tengah terganggunya stabilitas sistem keuangan akibat konflik geopolitik. Hal ini membuat Bitcoin memiliki fungsi praktis sekaligus potensi sebagai alternatif lindung nilai,” kata Antony, Rabu (25/3/2026).

Di sisi lain, tekanan terhadap emas dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi dan geopolitik. Kepala Strategi Logam JPMorgan Greg Shearer menjelaskan, aksi jual terjadi seiring lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi global.

Penguatan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya imbal hasil obligasi turut menekan daya tarik emas. Dalam kondisi suku bunga tinggi, aset tanpa imbal hasil rutin seperti emas menjadi kurang kompetitif dibandingkan instrumen berbasis yield.

Ketegangan di Timur Tengah, khususnya di jalur distribusi energi global seperti Selat Hormuz, turut memperbesar risiko inflasi. Lonjakan harga minyak mendorong ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Meski menunjukkan ketahanan, pasar kripto tetap berada dalam fase volatil. Sentimen investor masih dipengaruhi faktor makro seperti inflasi dan arah kebijakan suku bunga global.

Investor diminta tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Pemahaman terhadap risiko dan dinamika pasar dinilai menjadi kunci dalam menghadapi fluktuasi aset kripto.

Indodax menyatakan terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan layanan perdagangan aset kripto yang aman dan transparan. Platform ini juga rutin mempublikasikan data Proof of Reserves serta mendorong edukasi agar masyarakat dapat berinvestasi secara bijak.

Adblock test (Why?)


Harga Emas Merosot, Bitcoin Justru Menguat
Sumber Eknomi

Purbaya Pertimbangkan Perpanjangan Batas Lapor SPT, Opsi Relaksasi Sanksi Disiapkan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan peninjauan langsung di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah membuka peluang memperpanjang batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi (WP OP). Tenggat yang semula berakhir 31 Maret 2026 berpotensi diundur hingga akhir April 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penyamaan batas waktu pelaporan hingga akhir April menjadi opsi yang tengah dibahas. “Batas lapor SPT bisa disamakan sampai akhir April,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).

Jika diterapkan, batas waktu WP OP akan sejajar dengan wajib pajak badan. Kebijakan ini diharapkan memberi ruang lebih bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Namun, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan keputusan final belum diambil. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menyebut perpanjangan masih dalam tahap pertimbangan.

“Perpanjangan batas lapor SPT Tahunan PPh orang pribadi sampai saat ini masih menjadi opsi yang akan kami pertimbangkan setelah dilakukan evaluasi menjelang akhir bulan Maret,” ujar Inge.

Sebagai langkah antisipasi, DJP menyiapkan relaksasi sanksi administrasi bagi WP OP yang terlambat melapor.

“Sebenarnya yang kami siapkan adalah pemberian relaksasi pengenaan sanksi administrasi untuk SPT Tahunan PPh WP OP yang disampaikan setelah batas waktu 31 Maret,” kata dia.

Mengacu Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), batas penyampaian SPT Tahunan PPh WP OP adalah paling lama tiga bulan setelah akhir tahun pajak, yakni 31 Maret 2026.

Di sisi lain, realisasi pelaporan SPT terus bertambah. Hingga 24 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, jumlah SPT yang masuk mencapai 8.874.904.

Capaian tersebut didominasi WP OP karyawan sebanyak 7.826.341 SPT, diikuti WP OP nonkaryawan 863.272 SPT. Sementara itu, wajib pajak badan tercatat menyampaikan 183.583 SPT dengan pembukuan rupiah dan 138 SPT dengan pembukuan dolar AS.

DJP memastikan akan terus mengevaluasi perkembangan hingga akhir Maret sebelum menetapkan kebijakan lanjutan.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Purbaya Pertimbangkan Perpanjangan Batas Lapor SPT, Opsi Relaksasi Sanksi Disiapkan
Sumber Eknomi

Tuesday, March 24, 2026

IHSG Berpotensi Menguat Usai Libur Lebaran, Ini Sentimen Utamanya

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom keuangan dan praktisi pasar modal Hans Kwee memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (25/3), seusai libur panjang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 2026. Ia menyebut salah satu sentimen utama yaitu kabar terbaru dari konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, di mana Presiden AS Donald Trump menyatakan menunda selama lima hari serangan militer ke pembangkit listrik dan fasilitas energi Iran.

"Pembukaan IHSG di hari Rabu dibayangi potensi tekanan jual, tetapi pulihnya pasar keuangan pasca penundaan serangan Trump ke infrastruktur listrik dan energi Iran membuka peluang IHSG bergerak terbatas dengan support di level 7.100 sampai 7.000 dan resistance di level 7.250 sampai 7.349," ujar Hans saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Selama libur panjang Lebaran, Hans menjelaskan pasar keuangan global mengalami volatilitas tinggi akibat ketidakpastian perang antara AS dan Israel melawan Iran.

Trump memberikan ancaman akan menghancurkan fasilitas listrik di Iran apabila Selat Hormuz tidak dibuka dalam 48 jam.

Menanggapi ancaman itu, Iran membalas dengan ancaman akan menghancurkan infrastruktur energi dan minyak di kawasan Teluk apabila fasilitas listrik negaranya diserang.

Pada akhirnya, pada Senin (23/3), Trump mengatakan akan menunda selama lima hari serangan militernya ke pembangkit listrik dan fasilitas energi di Iran.

Pernyataan Trump tersebut mendorong bursa saham di Wall Street, AS, dan bursa saham Eropa mengalami penguatan pada perdagangan Senin (23/3).

"Pasar ekuitas Uni Eropa menguat setelah penundaan serangan Trump. Kawasan Uni Eropa dan Asia sangat terpengaruh harga energi karena ketergantungan pada impor melalui Selat Hormuz," ujar Hans.

Namun demikian, Hans menyebut pernyataan Trump tentang pembicaraan konstruktif untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah telah dibantah oleh Iran, dan Iran telah meluncurkan serangan baru ke Israel serta beberapa lokasi di Timur Tengah.

sumber : ANTARA

Advertisement

Adblock test (Why?)


IHSG Berpotensi Menguat Usai Libur Lebaran, Ini Sentimen Utamanya
Sumber Eknomi

Perang Iran Guncang Energi Asia, Negara-Negara Kembali ke Batu Bara

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Negara-negara Asia mulai beralih kembali ke batu bara sebagai respons atas terganggunya pasokan minyak dan gas akibat perang di Iran, yang menghambat pengiriman energi global melalui Selat Hormuz, jalur vital bagi sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.

Ketergantungan tinggi kawasan ini pada impor energi, khususnya gas alam cair (LNG), membuat banyak negara rentan terhadap gangguan pasokan. LNG selama ini dipromosikan sebagai bahan bakar transisi yang lebih bersih dibanding batu bara dan minyak. Namun, konflik geopolitik terbaru memaksa sejumlah negara untuk kembali mengandalkan batu bara guna menjaga ketahanan energi.

India, misalnya, meningkatkan produksi batu bara untuk memenuhi lonjakan permintaan listrik selama musim panas. Korea Selatan (Korsel) mencabut pembatasan penggunaan listrik berbasis batu bara ketika pasokan LNG terbatas.

Sementara itu, Indonesia memilih memprioritaskan penggunaan batu bara domestik, dan negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Filipina, serta Vietnam mempercepat operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Langkah-langkah ini dinilai sebagai solusi jangka pendek untuk menutup kekurangan energi.

Namun, para pakar memperingatkan peningkatan penggunaan batu bara dapat memperburuk polusi udara di kota-kota besar, memperlambat transisi menuju energi terbarukan, serta meningkatkan emisi gas rumah kaca yang mempercepat pemanasan global. Menurut mereka batu bara adalah solusi darurat, tetapi energi terbarukan tetap menjadi jawaban jangka panjang.

"Krisis seperti ini menjadi peringatan nyata,” kata Julia Skorupska dari Powering Past Coal Alliance, Selasa (24/3/2026).

Batu bara memang menjadi bagian penting dalam strategi energi darurat di Asia. Ketersediaannya yang melimpah di kawasan menjadikannya cadangan utama ketika pasokan gas terganggu atau energi terbarukan belum mampu memenuhi kebutuhan.

Pakar energi dari Duke University Sandeep Pai menyebut batu bara sebagai “penyangga” dalam situasi krisis. Cina, sebagai konsumen dan produsen batu bara terbesar dunia, telah meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara ke tingkat tertinggi sejak 2021 demi memperkuat keamanan energi. Meski demikian, negara tersebut juga terus memperluas kapasitas energi bersihnya untuk mengimbangi kebutuhan.

India, yang merupakan konsumen batu bara terbesar kedua, diperkirakan akan semakin bergantung pada batu bara untuk memenuhi puncak permintaan listrik yang dapat mencapai 270 gigawatt. Negara itu memiliki cadangan batu bara untuk sekitar tiga bulan ke depan, dengan sebagian stok dialokasikan untuk usaha kecil.

Di tengah krisis, pengiriman energi tetap berlangsung, meski terbatas. Dua pengiriman gas minyak cair (LPG) India dengan total lebih dari 92.700 ton dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz. Namun, pasokan tersebut kemungkinan akan diprioritaskan untuk sektor industri seperti produksi pupuk, bukan pembangkit listrik.

Pendukung batu bara menilai peran bahan bakar ini masih krusial. Michelle Manook dari FutureCoal mengatakan tanpa batu bara, dampak kekurangan energi akan jauh lebih parah. Ia menekankan pentingnya diversifikasi sumber energi untuk menghadapi krisis di masa depan.

Namun, para peneliti iklim mengingatkan ketergantungan berulang pada batu bara justru dapat memperkuat kerentanan jangka panjang. Pauline Heinrichs dari King’s College London mencontohkan bagaimana Cina meningkatkan penggunaan batu bara saat kekeringan mengurangi kapasitas pembangkit listrik tenaga air, langkah yang justru memperburuk emisi dan memperkuat siklus krisis.

Indonesia, sebagai eksportir batu bara terbesar di dunia, turut memperparah tekanan pasar dengan memprioritaskan pasokan domestik. Menurut analis energi dari Energy Shift Institute Putra Adhiguna, kebijakan ini berpotensi memperketat pasokan regional dan mendorong kenaikan harga global.

sumber : AP

Adblock test (Why?)


Perang Iran Guncang Energi Asia, Negara-Negara Kembali ke Batu Bara
Sumber Eknomi

Monday, March 23, 2026

Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Anjlok

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Senin (23/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Harga minyak turun lebih dari 13 persen pada Senin. Hal ini setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan memerintahkan militer untuk menunda serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran.

Dilansir dari Reuters, Senin (23/3/2026), kontrak berjangka minyak mentah Brent turun sekitar 17 dolar AS, atau 15 persen, menjadi 96 dolar AS per barel pada pukul 11.08 GMT. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 13 dolar AS, atau sekitar 13,5 persen, menjadi 85,28 dolar AS per barel.

Penurunan ini terjadi setelah harga minyak sempat melonjak di atas 100 dolar AS per barel akibat serangan Iran terhadap kapal-kapal yang secara de facto menutup Selat Hormuz.

Langkah tersebut menyusul pernyataan Trump melalui unggahan di Truth Social bahwa kedua pemerintah telah melakukan “pembicaraan yang sangat baik dan produktif terkait penyelesaian penuh konflik” di Timur Tengah, lebih dari empat pekan setelah konflik dimulai.

Trump menambahkan bahwa seluruh serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran akan ditunda selama lima hari, bergantung pada keberhasilan pertemuan dan pembahasan yang sedang berlangsung.

Sebelumnya, Trump mengancam akan melancarkan serangan lebih lanjut terhadap infrastruktur energi Iran dalam unggahan di Truth Social pada Sabtu malam. Ketua parlemen Iran memperingatkan akan adanya serangan balasan di kawasan sebagai respons.

sumber : Reuters

Advertisement

Adblock test (Why?)


Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Langsung Anjlok
Sumber Eknomi

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Distribusi, Pastikan Ketersediaan BBM

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID,PONTIANAK – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, saat ini berangsur kondusif, seiring dengan berbagai upaya penguatan distribusi yang terus dilakukan di lapangan.

Sebagai langkah penanganan, Pertamina Patra Niaga telah mengoptimalkan berbagai strategi secara intensif, antara lain dengan memastikan Integrated Terminal Pontianak beroperasi 24 jam, melakukan penambahan suplai hingga mencapai 140 persen dari kondisi normal, serta menambah armada mobil tangki dan meningkatkan frekuensi pengiriman ke SPBU prioritas.

Selain itu, distribusi juga diperkuat melalui pengawalan mobil tangki oleh aparat kepolisian (patwal) guna memastikan percepatan penyaluran dari titik suplai ke SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa penguatan distribusi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga dan pelayanan berjalan optimal.

“Kami menegaskan bahwa suplai BBM di Kalimantan Barat terus kami tambah dan distribusikan secara maksimal. Dengan berbagai upaya percepatan yang dilakukan, kondisi saat ini mulai berangsur kondusif. Namun demikian, apabila dalam waktu singkat kembali habis dan antrean terjadi, maka hal tersebut menjadi indikasi adanya pola konsumsi yang tidak wajar yang perlu kita tangani bersama,” ujar Edi.

Pertamina Patra Niaga juga melakukan penguatan di sisi distribusi, antara lain melalui pengaktifan tambahan nozzle di SPBU yang sebelumnya belum beroperasi, serta optimalisasi sistem pembelian melalui percepatan aktivasi QR Code untuk memastikan distribusi lebih tepat sasaran. Selain itu, Pertamina juga tengah melakukan evaluasi opsi penyaluran lain pada kondisi tertentu untuk membantu memecah antrean di lapangan.

Menanggapi informasi terkait adanya SPBU yang tidak beroperasi dalam beberapa waktu, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa setiap SPBU yang tidak melayani masyarakat menjadi perhatian serius dan langsung dilakukan evaluasi operasional, termasuk memastikan ketersediaan stok dan kesiapan layanan. Pertamina juga telah mendorong SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Secara umum, penyaluran BBM terus berjalan dengan realisasi yang tinggi dan ketersediaan stok dalam kondisi aman. Namun demikian, masih terjadi konsentrasi antrean di SPBU tertentu akibat dinamika konsumsi yang tidak sepenuhnya normal, yang menyebabkan BBM yang telah disalurkan dalam jumlah besar dapat habis dalam waktu singkat.

Pertamina bersama Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum terus memperkuat koordinasi, termasuk dalam sosialisasi kepada masyarakat, serta penindakan terhadap praktik penimbunan dan aktivitas spekulan yang berpotensi mengganggu distribusi. Setiap indikasi penyimpangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan BBM dapat diakses secara adil oleh masyarakat.

Seiring dengan momentum akhir pekan dan libur panjang, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan BBM di SPBU tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah, dengan tenang. Penyaluran terus dioptimalkan agar pelayanan di SPBU tetap berjalan dengan baik.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan tidak hanya memperpanjang antrean, tetapi juga berpotensi menghambat distribusi bagi masyarakat lain. Dukungan dan kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan agar kondisi di lapangan semakin kondusif.

Adblock test (Why?)


Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Distribusi, Pastikan Ketersediaan BBM
Sumber Eknomi

Sunday, March 22, 2026

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suara lonceng yang memecah keheningan di lereng Gunung Agung menjadi mukadimah bagi sebuah harapan baru. Di Pura Kancing Gumi, Bali, doa-doa melambung setinggi 250 meter dari permukaan laut, memohon keselamatan bagi alam semesta.

Namun, masyarakat di kawasan Hutan Mahawana Basuki Besakih menyadari doa harus beriringan dengan laku nyata. Melalui filosofi Tri Hita Karana—keseimbangan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam—Pertamina hadir melalui program Hutan Lestari.

Inisiatif reforestasi pasca-erupsi Gunung Agung tahun 2017 ini kini tak sekadar menghijaukan kembali lereng yang sempat mati suri, juga menghidupkan kembali sendi-sendi ekonomi warga desa.

I Nyoman Artana, sosok local hero di balik transformasi ini, menegaskan pentingnya menjaga Besakih sebagai Huluning Bali Rajya atau hulu dari Pulau Dewata.

"Mengelola lingkungan harus dimulai dari hulu. Jika lokasi ini tidak dipelihara dengan baik, Bali akan rentan terhadap bencana dan perubahan iklim," ujarnya dengan nada penuh penekanan.

Hasil dari menjaga "hulu" ini pun berbuah manis. Kelompok binaan Nyoman kini mampu memanen 100 hingga 150 kg madu per tahun, dengan harga jual mencapai Rp 500 ribu per liter untuk madu kelanceng yang berkhasiat tinggi.

Tak hanya itu, geliat wisata alam di lokasi ini melonjak drastis dengan pendapatan kelompok mencapai Rp 120 juta per bulan, sekaligus membuka lapangan kerja bagi puluhan warga sebagai pengelola wisata.

Semangat menjaga alam ini pun bergema hingga ke tanah Lampung. Di Ulubelu, pria bernama Wastoyo menjadi saksi hidup bagaimana hutan bisa mengubah karakter seseorang. Jika dulu hutan adalah medan perburuan dan sasaran gergaji mesin, kini hutan adalah rumah yang ia proteksi dengan sepenuh hati.

"Dulu, menebang pohon adalah cara instan kami untuk menyambung hidup karena ketidaktahuan. Kami terjebak dalam siklus perusakan demi sesuap nasi," kenang Wastoyo. Titik balik terjadi saat Pertamina memperkenalkan Sekolah Hutan Lestari.

Melalui pendampingan intensif kepada KUPS Margo Rukun, para mantan pemburu ini bertransformasi menjadi pembudi daya ulung. Mereka tidak hanya menanam 50 ribu bibit pohon Multi-Purpose Tree Species (MPTS) untuk menahan erosi, juga mengubah limbah kopi menjadi pupuk berkualitas melalui unit Pertaganik Bestari.

Keberhasilan ini tecermin dari angka yang fantastis: KUPS Margo Rukun kini mencatatkan omzet hingga Rp 2,2 miliar per tahun. Produk bibit dan konsep budi daya lebah mereka bahkan telah diadopsi berbagai perusahaan multinasional sebagai standar rehabilitasi lahan di Lampung.

Bergeser ke pesisir Selatan Jawa, sebuah cerita unik lahir dari tangan dingin Wahyono di Kampung Laut, Cilacap.

Di tempat yang dulunya gundul akibat pembalakan mangrove besar-besaran, Wahyono sempat dianggap "gila" oleh warga sekitar karena kegigihannya menanam kembali bakau di atas lahan yang gersang dan penuh udang yang mati terserang penyakit.

"Dulu semuanya gersang, namun, saya yakin mangrove adalah 'pabrik' alami kita, kini, keraguan warga sirna," ujar Wahyono.

Pembibitan mandiri Wahyono mampu memproduksi hingga 800 ribu bibit mangrove setiap tahunnya. Kawasan tersebut kini telah bermetamorfosis menjadi pusat eduwisata yang diakui peneliti mancanegara sebagai model pemulihan ekosistem pesisir.

Wahyono dengan haru menutup ceritanya, "Dulu mereka bilang saya gila, sekarang kita 'gila' bersama-sama untuk menjaga hutan demi masa depan anak cucu."

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyatakan, ketiga cerita sukses ini bukti nyata komitmen Pertamina mendukung program kedaulatan pangan nasional, sejalan dengan visi pemerintah era Presiden Prabowo Subianto.

Program Hutan Lestari telah menanam lebih dari delapan juta pohon produktif dan mangrove serta telah membina masyarakat sekitar melalui integrasi antara reforestasi, pemberdayaan ekonomi, dan edukasi generasi muda.

"Pertamina membuktikan, menjaga energi bumi bisa sejalan dengan menghidupkan kemandirian masyarakat, hutan tidak lagi hanya dijaga agar tidak rusak, tapi dirawat agar terus memberi kehidupan” ujar Baron dalam keterangan, Ahad (22/3/2026).

Program Hutan Lestari berkontribusi pada pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mengakhiri kelaparan (SDG 2), memastikan konsumsi dan produksi berkelanjutan (SDG 12), serta aksi iklim (SDG 13).

Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), yang menjadi landasan Pertamina dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

Adblock test (Why?)


Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
Sumber Eknomi

Bikin Nyaman Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- PT PLN (Persero) menyiagakan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode siaga Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G Akmalaputri bersama jajaran, meninjau langsung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di jalur mudik Tol Trans Jawa bagian Tengah.

Dalam kunjungan itu, Arsyadany meninjau SPKLU Center yang berada di Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang. Kedua lokasi tersebut bagian dari lima titik SPKLU Center yang disiapkan di Jawa Tengah, selain Rest Area 319B Pemalang, SPKLU Center Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen.

Arsyadany menyatakan, PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur pengisian daya yang andal dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama periode mudik.

"Di sini kami mengunjungi Rest Area 275A, ada 10 nozzle, ada 8 unit SPKLU. Tadi saya berkomunikasi dengan pengunjung yang melakukan pengecasan, mereka merasa nyaman karena mengecasnya sangat mudah, dan di rest area ini, PLN juga sudah menyediakan posko serta lounge untuk tempat menunggu yang nyaman," ujar Arsyadany dalam keterangan, Ahad (22/3/2026)

Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.681 unit SPKLU berada di jalur mudik Trans Sumatra–Jawa–Bali dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan nyaman.

SPKLU Center dirancang sebagai titik pengisian daya kendaraan listrik dengan kapasitas besar dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan SPKLU reguler. Infrastruktur ini dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging (UFC) yang mampu mengisi daya jauh lebih cepat dibandingkan dengan pengisian fast charging biasa.

Selain itu, SPKLU Center memiliki kapasitas 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian daya secara bersamaan, sehingga dapat mengurangi potensi antrean panjang di rest area yang padat saat musim mudik.

Fasilitas lainnya meliputi cozy lounge atau ruang tunggu yang nyaman, layanan operasional 24 jam, serta simultaneos charger (pengecasan secara bersamaan) yang memungkinkan satu alat mengisi dua kendaraan listrik sekaligus.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan PLN telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk mengoptimalkan seluruh infrastruktur SPKLU selama periode mudik.

“Saat ini terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah. Seluruh unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi dengan optimal saat melayani masyarakat selama masa siaga Idul Fitri,” ujar Bramantyo.

Seorang pengguna kendaraan listrik yang tengah melakukan pengisian daya di SPKLU Rest Area 343 Batang, Bintang, mengapresiasi kesiapan fasilitas yang disediakan PLN. Dirinya merasa terbantu dengan hadirnya SPKLU Center di banyak titik lokasi.

“Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU Center seperti ini, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik jadi lebih tenang karena titik pengisian dayanya semakin banyak dan cepat,” ungkap Bintang.

Secara khusus untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, PLN menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area. Infrastruktur itu terdiri atas 5 unit Ultra Fast Charging, 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, dan 28 unit Standard Charging.

Selain itu, PLN menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala selama perjalanan.

Guna mendukung kemudahan pengguna kendaraan listrik, seluruh SPKLU terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV.

Melalui fitur ini, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan, mengetahui lokasi SPKLU terdekat, sekaligus memantau antrean pengisian daya secara real-time sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman.

PLN juga telah menyiapkan fitur khusus layanan darurat 24 jam melalui Super Apps PLN Mobile, Contact Center PLN 123, dan WhatsApp 087 77 1112 123 untuk memberikan rasa aman bagi pelanggan selama periode mudik.

Adblock test (Why?)


Bikin Nyaman Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
Sumber Eknomi

Saturday, March 21, 2026

Tips Investasi Saham untuk Pemula di Tengah Ketidakpastian Global

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Simak jurus yang perlu dimiliki investor pemula saat masuk ke pasar saham di tengah kondisi global yang tidak menentu. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah kondisi ketidakpastian global yang diwarnai peperangan di Timur Tengah, kebijakan tarif dagang Amerika Serikat (AS), serta berbagai gejolak lainnya, minat untuk terjun ke dunia pasar modal bagi investor pemula menjadi pertanyaan, apakah ini waktu yang tepat?

Economist Analyst Bursa Efek Indonesia, Anita Kesia Zonebia, menjawab pertanyaan tersebut. Ia menyebutkan jurus yang perlu dimiliki investor pemula saat masuk ke pasar saham di tengah kondisi global yang tidak menentu, yakni “paham, punya, pantau”.

“Tips yang bisa dibagikan untuk para investor pemula, sebenarnya kita berkali-kali menyampaikan ‘paham, punya, pantau’ sebagai jargon,” ujar Anita, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan investor pemula harus memahami berbagai aspek, tidak hanya jenis produk saham, tetapi juga profil risiko diri sendiri. “Contohnya, profil risiko kita seperti apa. Apakah kita tipe yang menyukai risiko, netral, atau justru tidak menyukai risiko,” ujarnya.

Selanjutnya, investor harus memiliki rasa kepemilikan terhadap saham yang dimiliki. Artinya, setiap keputusan investasi harus benar-benar dipahami dan dikendalikan sendiri. “Jangan sekadar punya, tetapi benar-benar memiliki (owning). Misalnya, jangan sampai akun investasi dikelola orang lain tanpa kita tahu apa yang dibeli dan dilakukan,” jelasnya.

Pada aspek “pantau”, Anita menekankan pentingnya terus mengikuti perkembangan informasi dan peristiwa global. Kondisi seperti konflik di Timur Tengah, perang dagang AS, hingga arah kebijakan suku bunga Federal Reserve menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Tips Investasi Saham untuk Pemula di Tengah Ketidakpastian Global
Sumber Eknomi

Friday, March 20, 2026

ASDP Ajak Pemudik Manfaatkan Diskon Tarif Penyeberangan Arus Balik 2026

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengajak masyarakat memanfaatkan program stimulus diskon tarif penyeberangan yang masih tersedia luas, khususnya untuk perjalanan arus balik Lebaran 2026. Hingga saat ini, program ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,06 juta pengguna jasa di berbagai lintasan penyeberangan nasional.

"Program stimulus berupa potongan hingga 100 persen tarif jasa pelabuhan atau setara sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan ini merupakan bagian dari dukungan ASDP terhadap kebijakan pemerintah dalam menghadirkan perjalanan yang lebih terjangkau dan inklusif bagi masyarakat," ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Heru menyampaikan program ini masih memiliki kuota yang cukup besar dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal. Dia mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan arus balik sejak dini dan segera melakukan pemesanan tiket melalui Ferizy. 

"Kuota program ini masih tersedia luas, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan perjalanan yang lebih hemat,” lanjut Heru.

Hingga 18 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus tercatat mencapai Rp10,5 miliar atau sekitar 29,58 persen dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 44,43 persen. Heru mengatakan lerbedaan persentase ini dipengaruhi oleh variasi jenis kendaraan dan lintasan yang memanfaatkan program stimulus.

Program ini berlaku di tujuh lintasan dan 14 pelabuhan, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, serta Galala–Namlea. Dengan cakupan nasional tersebut, penyerapan program terus bergerak dinamis mengikuti pola pergerakan masyarakat di masing-masing wilayah.

"Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, distribusi arus mudik juga terpantau lebih merata," lanjut dia. 

Pada lintasan Jawa–Sumatera, berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) selama periode H-1 Lebaran (20 Maret 2026), tercatat sebanyak 20.540 penumpang menyeberang atau turun 33,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 30.885 orang. Sementara itu, total kendaraan tercatat 6.203 unit atau turun 31,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 9.066 unit.

"Penurunan pada periode H-1 ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah melakukan perjalanan lebih awal, sehingga arus mudik dapat terdistribusi merata dan tidak terpusat pada satu waktu tertentu," sambung Heru. 

Adblock test (Why?)


ASDP Ajak Pemudik Manfaatkan Diskon Tarif Penyeberangan Arus Balik 2026
Sumber Eknomi

Lima Strategi Investor Hadapi Bear Market Kripto agar Tetap Untung

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Uang kripto (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bear market adalah fase penurunan harga yang tidak terhindarkan dalam siklus pasar kripto. Bagi banyak investor, kondisi ini memicu kepanikan dan keputusan yang berpotensi merugikan.

Padahal, investor berpengalaman justru melihatnya sebagai peluang. Berikut lima strategi yang dapat dilakukan untuk bertahan di tengah bear market menurut tim Pintu Academy.

Apa Itu Bear Market?

Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi aplikasi Pintu, bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang. Berbeda dari koreksi jangka pendek, bear market biasanya berlangsung berbulan-bulan hingga lebih dari setahun dan disertai sentimen negatif yang meluas.

Secara umum, bear market biasanya terjadi setelah aset mencetak all-time high (ATH) yang kemudian diikuti koreksi pasar setelah mengalami reli panjang. Tekanan jual juga diperkuat oleh faktor lain seperti kondisi makroekonomi, kebijakan moneter, atau ketegangan geopolitik.

Siklus Bear Market Aset Kripto

Secara historis, pasar kripto dikenal memiliki siklus empat tahunan yang erat kaitannya dengan fase bull dan bear market. Siklus ini berpusat pada peristiwa Bitcoin halving, yaitu berkurangnya imbalan yang diterima penambang Bitcoin sebesar 50 persen setiap empat tahun.

ATH baru cenderung terbentuk sekitar dua hingga tiga tahun setelah Bitcoin mencapai titik terendah siklus sebelumnya. Dalam rentang tersebut, pasar biasanya mengalami fase akumulasi atau pergerakan sideways yang kerap dimanfaatkan investor jangka panjang.

Berikut sejumlah strategi yang relevan untuk diterapkan dalam menghadapi bear market menurut tim Pintu Academy:

1. Sabar dalam Menentukan Aset dan Target Harga Beli

Saat harga turun lebih dari 20 persen, banyak investor baru panik dan menjual seluruh asetnya. Investor berpengalaman justru melihat bear market sebagai fase untuk mengakumulasi aset yang undervalued.

Hal yang dapat dilakukan:

  • Membuat watchlist aset dengan fundamental yang diyakini kuat.
  • Memantau respons harga terhadap penurunan Bitcoin.
  • Menetapkan target harga beli berdasarkan analisis, misalnya melalui area support historis.

2. Proteksi Modal

Prioritas utama di bear market adalah menjaga modal agar tidak tergerus. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah Dollar-Cost Averaging (DCA), yaitu membeli aset secara rutin dalam jumlah tetap tanpa bergantung pada harga pasar.

Simulasi:

Investor A (all in) menginvestasikan Rp 12 juta sekaligus saat harga Bitcoin sekitar 47.000 dolar AS, lalu nilainya turun signifikan.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Lima Strategi Investor Hadapi Bear Market Kripto agar Tetap Untung
Sumber Eknomi

Thursday, March 19, 2026

Defisit APBN Dijaga, Pemerintah Andalkan Efisiensi dan Genjot Penerimaan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri membahas penghematan dan menjaga defisit APBN 3 persen di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) meski harga minyak global meningkat akibat tensi geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah menargetkan defisit tetap di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Airlangga menyebut pemerintah akan menjaga defisit melalui efisiensi belanja operasional dan peningkatan penerimaan negara. Kebijakan tersebut mengacu pada amanat UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara.

“Tadi dilaporkan dalam rapat dengan Bapak Presiden, arahan Bapak Presiden, yang pertama tentu yang terkait dengan kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen,” kata Airlangga seusai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Airlangga menjelaskan, efisiensi belanja akan dilakukan di berbagai kementerian dan lembaga. Langkah tersebut sebelumnya telah dibahas bersama instansi terkait.

Pemerintah juga mengkaji fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara, termasuk opsi bekerja dari rumah satu hari dalam lima hari kerja sebagai bagian dari efisiensi operasional. Kebijakan serupa juga terbuka untuk sektor swasta.

“Nah, ini semuanya kita sedang siapkan lagi. Nanti sesudah konsepnya sudah matang, kita akan segera informasikan ke publik lebih detail,” kata Airlangga.

Dari sisi penerimaan, Airlangga mengatakan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan optimalisasi pendapatan dari komoditas batu bara. Langkah ini memanfaatkan kenaikan harga batu bara di tengah gangguan pasokan energi global.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara tahun 2026. Pemerintah juga mengkaji penerapan pajak ekspor untuk meningkatkan penerimaan.

“Kemudian juga terkait dengan adanya tambahan harga, maka terhadap batu bara juga akan dihitung terkait dengan pajak ekspor, besarannya nanti dikaji oleh tim. Di mana nanti harapannya pendapatan pemerintah juga naik dengan adanya windfall profit,” kata Airlangga.

Selain APBN, rapat tersebut juga membahas percepatan konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak. Program ini diminta untuk segera direalisasikan dengan melibatkan Danantara.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Defisit APBN Dijaga, Pemerintah Andalkan Efisiensi dan Genjot Penerimaan
Sumber Eknomi

Wamen ESDM Apresiasi Pertamina Patra Niaga Fasilitas Tambahan Serambi MyPertamina untuk Masyarakat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan peninjauan langsung kesiapan layanan energi di wilayah Jawa Tengah, termasuk mengunjungi Serambi MyPertamina di Ruas Tol KM 379A Batang pada Rabu (18/3).

Dalam kunjungan tersebut, Wamen ESDM mengapresiasi kehadiran Serambi MyPertamina sebagai fasilitas tambahan yang memberikan kenyamanan bagi pemudik di perjalanan.

“Ini yang dibutuhkan masyarakat bagi masyarakat yang perlu beristirahat. Ini bagian dari layanan yang kita lakukan, harapannya masyarakat aman dalam perjalanan bisa menikmati mudik lebaran, bisa berkumpul dengan keluarga dengan lebih aman”, ungkap Yuliot.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen ESDM juga memastikan bahwa ketersediaan energi di wilayah Jawa Tengah dalam kondisi aman serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.

"Jadi kalau untuk ketersediaan dari cadangan minimal yang ditetapkan berdasarkan evaluasi adalah 21 hari, sementara cadangan yang kita siapkan per hari ini sekitar 27 sampai dengan 28 hari. Ini menunjukkan bahwa pasokan dalam kondisi cukup dan terus dijaga melalui suplai dari kilang maupun impor sehingga masyarakat bisa dengan aman menikmati mudik lebaran 2026 ini,” jelas Yuliot.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa seluruh layanan energi telah disiapkan secara optimal melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan energi lebih dari cukup untuk Ramadhan Idulfitri, untuk mudik maupun nanti arus balik. SPBU kita siapkan operasional 24 jam, LPG berjalan normal, kami juga memastikan armada kapal beroperasi maksimal sehingga pasokan untuk wilayah antar pulau dilakukan dengan baik,” ujar Mars Ega.

Selain memastikan keandalan energi, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan Serambi MyPertamina sebagai fasilitas tempat singgah gratis yang tersebar di 43 titik, meliputi 6 titik rest area tol serta 37 titik Mini/Compact yang di jalur non-tol, kawasan wisata, bandara, pelabuhan, hingga stasiun.

Di Serambi MyPertamina, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan gratis seperti mini klinik, ruang laktasi, musala, area santai, kursi pijat, hingga kids corner dan game console. Selain itu, tersedia pula layanan tambahan seperti bright barber, bright skin check, Wi-Fi, Free Charging Station serta makanan dan minuman.

Untuk informasi lebih lanjut terkait lokasi Serambi MyPertamina dan fasilitas yang tersedia, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, mengakses aplikasi MyPertamina melalui fitur trip planner, website mypertamina.id. atau social media @pertaminapatraniaga.

Adblock test (Why?)


Wamen ESDM Apresiasi Pertamina Patra Niaga Fasilitas Tambahan Serambi MyPertamina untuk Masyarakat
Sumber Eknomi