Pages

Saturday, May 23, 2026

Mafia Pangan Terus Diburu, Mentan Sebut Ratusan Kasus Diproses Hukum 10 Bulan Terakhir

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penindakan mafia pangan dalam dua tahun terakhir mulai menyasar praktik kartel, manipulasi stok, hingga permainan distribusi bahan pokok yang dinilai memengaruhi harga pangan nasional dan merugikan masyarakat. Kementerian Pertanian mencatat sebanyak 260 kasus mafia pangan telah diserahkan kepada aparat penegak hukum dalam 10 bulan terakhir.

Penindakan tersebut mencakup kasus beras oplosan, distribusi minyak goreng, pupuk palsu, hingga dugaan permainan stok pangan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah terus memperkuat langkah pemberantasan mafia pangan dan praktik korupsi di sektor pangan nasional. “Lawan bersama para mafia pangan dan koruptor,” kata Amran, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada kasus beras oplosan. Dari pemeriksaan 268 sampel di 13 laboratorium pada 10 provinsi, sebanyak 212 merek beras premium dan medium dinyatakan tidak sesuai standar mutu, berat, maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemerintah juga menemukan praktik pengemasan ulang beras SPHP yang kemudian dijual kembali sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi. Potensi kerugian konsumen akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp99,35 triliun per tahun.

Satgas Pangan Polri turut menyelidiki anomali distribusi beras di Pasar Induk Beras Cipinang. Pada 28 Mei 2025, pengeluaran beras tercatat mencapai 11.410 ton dalam satu hari, jauh di atas rata-rata normal 2.000–3.000 ton per hari. Lonjakan tersebut memunculkan dugaan manipulasi data stok oleh middleman untuk memengaruhi harga beras di tingkat konsumen.

Di sektor minyak goreng, distribusi MinyaKita ditemukan dijual di atas HET Rp15.700 per liter dengan takaran yang tidak sesuai. Aparat juga telah menetapkan 20 tersangka dalam pengungkapan jaringan kartel minyak goreng. “Tidak boleh kompromi, pidanakan. Kita penjarakan pihak yang bikin susah negara,” ujar Amran.

Pemerintah juga menemukan lima jenis pupuk palsu yang tidak mengandung unsur hara. Kerugian petani akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp3,3 triliun.

Sebanyak 27 tersangka kasus pupuk palsu telah ditetapkan dari hulu hingga hilir. Selain itu, pemerintah mencabut 2.231 izin pengecer dan distributor pupuk bermasalah sepanjang 2024–2025.

Penindakan turut menyasar internal Kementerian Pertanian. Sebanyak 11 pejabat Eselon II dijatuhi sanksi dan beberapa di antaranya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). “Bukan pencitraan. Tersangka eselon II di tempat kami DPO sekarang,” kata Amran dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI.

Di luar sektor pangan, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Amran sebagai anggota Satgas Percepatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara (Satgas PKH).

Satgas tersebut disebut telah menyita dan mengembalikan empat juta hektare kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal oleh perusahaan sawit. Amran menegaskan pemerintah masih terus mendalami jaringan kartel pangan, manipulator stok, hingga pelaku besar di sektor distribusi dan perkebunan sawit nasional.

Adblock test (Why?)


Mafia Pangan Terus Diburu, Mentan Sebut Ratusan Kasus Diproses Hukum 10 Bulan Terakhir
Sumber Eknomi

Friday, May 22, 2026

KPR hingga Kredit Mobil Murah Ramaikan BRI Consumer Expo 2026

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – BRI Consumer Expo 2026 mulai digelar di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Pameran yang berlangsung hingga Ahad (24/5/2026) itu menghadirkan berbagai promo pembiayaan untuk rumah, kendaraan, hingga kebutuhan perjalanan.

Sejak hari pertama, area pameran terlihat ramai dipadati pengunjung. Sebagian pengunjung mendatangi stan pengembang properti untuk mencari rumah pertama, sementara lainnya melihat promo kendaraan dan travel fair yang ditawarkan selama expo berlangsung.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, BRI Consumer Expo menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat melalui layanan yang lebih terintegrasi.

“Acara ini dirancang agar masyarakat dapat mengakses solusi pembiayaan untuk hunian, kendaraan, hingga kebutuhan perjalanan secara lebih mudah dan praktis dalam satu rangkaian layanan yang terintegrasi,” kata Aris saat memberikan sambutan peresmian pembukaan acara di JICC Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026) malam.

Dalam pameran tersebut, BRI menawarkan program kredit pemilikan rumah (KPR) dengan bunga mulai 1,75 persen fixed satu tahun. Proses pengajuan juga didukung platform digital Homespot.id.

Sejumlah pengembang besar pun turut meramaikan pameran tersebut, di antaranya Ciputra Group, Sinarmas Land, Pakuwon Group, Summarecon, Metland, LippoLand, dan Agung Sedayu Group. Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung terkait pilihan rumah dan skema pembiayaan yang tersedia.

Tak hanya properti, BRI Consumer Expo juga menghadirkan promo kredit kendaraan bermotor (KKB) dengan bunga mulai 1,59 persen untuk tenor satu tahun. Berbagai merek otomotif seperti BMW, Mercedes-Benz, Hyundai, BYD, Toyota, Honda, Mitsubishi, dan Wuling membuka stan dan menyediakan sesi uji coba kendaraan bagi pengunjung.

Di area travel fair, sejumlah agen perjalanan menawarkan paket wisata domestik dan internasional. BRI juga memberikan promo cashback hingga Rp 8 juta dan cicilan nol persen sampai 36 bulan menggunakan kartu kredit BRI.

Selain itu, pameran turut diramaikan tenant kebutuhan rumah tangga, area kuliner, lokakarya, hingga talkshow. Menurut Aris, kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan rumah dan kendaraan masih cukup besar. Karena itu, BRI akan terus memperkuat layanan konsumer yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, BRI akan terus memperkuat ekosistem layanan konsumer guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujar Aris.

Adblock test (Why?)


KPR hingga Kredit Mobil Murah Ramaikan BRI Consumer Expo 2026
Sumber Eknomi