Pages

Wednesday, February 25, 2026

Konten dan Live Commerce Kerek Penjualan Fesyen Muslim di E-commerce

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Momentum Ramadhan kembali menjadi penggerak utama sektor fesyen Muslim di e-commerce.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Momentum Ramadhan kembali menjadi penggerak utama sektor fesyen Muslim di e-commerce. Di tengah puncak musim belanja modest fashion, brand lokal berlomba memaksimalkan strategi promosi untuk mendongkrak transaksi.

Salah satunya Gwenza, brand fesyen lokal yang berjualan di Tokopedia dan TikTok Shop. Melalui peluncuran koleksi eksklusif Ramadhan yang dipromosikan lewat live streaming maraton di TikTok, Gwenza berhasil meningkatkan gross merchandise value (GMV) di TikTok Shop by Tokopedia sebesar 304 persen.

"Momen pra-Ramadhan sangat krusial bagi pelaku usaha. Pada 29 Januari 2026, kami meluncurkan koleksi spesial Ramadhan bersama artis dan affiliate content creator ternama. Hal ini menaikkan GMV kami di TikTok Shop by Tokopedia sebesar 304 persen," ujar Founder Gwenza, Deby Lianti melalui keterangan, Rabu (25/2/2026).

Di tingkat nasional, fesyen menjadi kategori terbesar di e-commerce Indonesia dengan kontribusi sekitar 16 persen dari total transaksi. Pada kategori Fashion Muslim di Tokopedia, produk terlaris meliputi gamis, hijab, dan sarung, sedangkan di TikTok Shop mencakup gamis, hijab, dan mukena.

Executive Director Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan periode sebelum dan saat Ramadhan menjadi peluang strategis bagi brand fesyen Muslim lokal untuk mengakselerasi penjualan sekaligus memperkuat posisi di pasar e-commerce nasional.

"Tokopedia dan TikTok Shop melalui fitur dan kampanye relevan seperti Ramadhan Ekstra Seru akan terus berupaya menjadi rekan bertumbuh strategis bagi pelaku usaha di Indonesia," kata Stephanie.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Konten dan Live Commerce Kerek Penjualan Fesyen Muslim di E-commerce
Sumber Eknomi

Survei Adidaya Institute: Tiga Program Prabowo-Gibran Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Ekonom Adidaya Institute Bramastyo B Prastowo (kiri) memaparkan hasil survei terkait program Prabowo-Gibran, Rabu (25/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Survei Adidaya Institute mengungkapkan tiga program unggulan Prabowo-Gibran berpotensi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Sebanyak 43 persen responden ahli menilai program Kampung Nelayan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan pembangunan 3 juta rumah memiliki daya ungkit terbesar bagi perekonomian.

Survei tersebut menyebut ketiga program mampu meningkatkan produksi, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan perputaran ekonomi di daerah. Riset melibatkan 72 responden ahli dari berbagai profesi yang tersebar di 12 kota, antara lain Medan, Jakarta, Surabaya, hingga Makassar.

Ekonom Adidaya Institute Bramastyo B Prastowo mengatakan, hasil riset menunjukkan klaster tersebut menjadi prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Hasil riset ahli Adidaya Institute menunjukkan klaster Kampung Nelayan, KDKMP, dan program 3 juta rumah merupakan mesin utama dengan bobot penilaian 43 persen,” ujar Bramastyo dalam siaran pers, Rabu (25/2/2026).

Bramastyo mengatakan, survei bertujuan memetakan prioritas delapan program unggulan Prabowo-Gibran ke dalam tiga kategori, yaitu jangkar, mesin, dan stabilisator. “Tujuannya memang menentukan prioritas utama bagi Presiden Prabowo dalam melaksanakan 8 program unggulan (Big Bang dan Big Push),” kata Bramastyo.

Dalam survei tersebut, sebanyak 23,30 persen responden menilai dukungan terhadap Palestina Merdeka sebagai program jangkar. Sementara program Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, Lumbung Pangan, dan Makan Bergizi Gratis dikategorikan sebagai stabilisator sosial.

Bramastyo mengatakan, program mesin pertumbuhan memiliki efek berantai yang besar terhadap perekonomian. “Ketika permintaan dari sektor perumahan meningkat dan suplai dari desa diperkuat secara bersamaan, maka terciptalah efek berantai yang kuat,” ujar Bramastyo.

 

 

Advertisement

Adblock test (Why?)


Survei Adidaya Institute: Tiga Program Prabowo-Gibran Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan
Sumber Eknomi