Pages

Monday, April 6, 2026

Utang Pinjol Tembus Rp 100 Triliun, OJK Catat Pertumbuhan 25 Persen

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Indodana Fintech menyediakan pinjaman dana online tanpa syarat jaminan atau agunan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan utang pinjaman daring (pinjol) atau pembiayaan financial technology peer to peer (P2P) lending masyarakat Indonesia telah menembus angka Rp 100 triliun. Angka tersebut tumbuh sekitar 25 persen secara tahunan (year on year/yoy).

“Pada industri pinjaman daring, outstanding pembiayaan pada Februari 2026 tumbuh 25,75 persen yoy dengan nilai nominal sebesar Rp 100,69 triliun,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulan April, Senin (6/4/2026).

Agusman melaporkan, tingkat wanprestasi 90 hari atau TWP90 pada industri P2P lending pada Februari 2026 mencapai 4,54 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan TWP90 pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,38 persen. Posisi TWP90 masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan OJK, yakni 5 persen.

“Tingkat risiko kredit secara agregat atau TWP90 berada di posisi 4,54 persen,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Agusman juga menyampaikan data penyaluran pembiayaan pada industri pergadaian pada Februari 2026. Pertumbuhan industri pergadaian tercatat mencapai lebih dari 60 persen.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Utang Pinjol Tembus Rp 100 Triliun, OJK Catat Pertumbuhan 25 Persen
Sumber Eknomi

Sunday, April 5, 2026

BUMN Siapkan Aset KAI untuk Rusun di Kawasan Padat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam konferensi pers percepatan penyediaan hunian layak di aset lahan KAI, Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Ahad (5/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah mulai mengarahkan aset BUMN untuk mempercepat pembangunan hunian rakyat di kawasan perkotaan padat penduduk. Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Jakarta Kota disiapkan menjadi lokasi pembangunan rumah susun.

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengatakan, pemerintah tengah meninjau kesiapan lahan untuk proyek tersebut. “Barusan kita melihat meninjau kesiapan lahan yang akan kita pergunakan untuk pembangunan rumah, MBR dan MBT dan insya Allah mudah-mudahan segera akan kita tentukan,” ujar Dony usai meninjau aset lahan KAI di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Ahad (5/4/2026).

Dony menegaskan BP BUMN mendukung optimalisasi aset negara untuk program tiga juta rumah yang digagas pemerintah. Ia mengatakan pemetaan aset BUMN akan difokuskan di wilayah dengan kepadatan tinggi agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“BP BUMN ingin sekali memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat, tentunya dengan kerja sama dengan Kementerian PKP. Ini menunjukkan sinergi antarkementerian ini untuk program pemerintah bisa kita wujudkan semakin cepat dan semakin baik,” kata Dony.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, perusahaan membuka peluang pemanfaatan lahan di kawasan Jalan Kemukus, sekitar Stasiun Jakarta Kota. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk pengembangan hunian.

“Kalau secara komersial ini cukup lumayan bagus, ini cukup jauh dari bantaran rel, sehingga kami melihat di sini potensi dan kalau kita lihat nanti calon penghuninya dalam 10-15 tahun ke depan juga tumbuh sangat cepat. Ini sebenarnya hunian masa depannya Indonesia,” kata Bobby.

Pemerintah menargetkan sinergi lintas BUMN dan kementerian dapat mempercepat penyediaan hunian layak, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah di perkotaan.

Advertisement

Adblock test (Why?)


BUMN Siapkan Aset KAI untuk Rusun di Kawasan Padat
Sumber Eknomi