Pages

Thursday, July 2, 2026

PLN Pastikan Pemadaman Bergilir di Jawa Berakhir, Pasokan Batu Bara Diperkuat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Warga membeli minuman saat terjadi pemadaman listrik bergilir di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (7/1/2026). PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Palangka Raya melakukan pemadaman listrik secara bergilir di sejumlah wilayah Pelangka Raya sejak beberapa hari terakhir akibat adanya gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang berdampak pada pasokan daya sistem.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir di sistem kelistrikan Jawa. Perseroan juga memperkuat keandalan sistem untuk mencegah kejadian serupa terulang.

"Kondisi sistem kelistrikan, terutama di Jawa, sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak 21 Juni 2026," kata Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Darmawan mengatakan PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa melalui sejumlah langkah yang telah disiapkan sesuai arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Salah satunya melalui penambahan pasokan batu bara berkalori menengah hingga tinggi, yakni di atas 4.500 kalori. Kementerian ESDM mengalokasikan tambahan pasokan sebesar 1,8 juta ton di luar pasokan yang sudah ada (existing supply) untuk Juli 2026.

"Selanjutnya akan ada tambahan 3 juta ton per bulan mulai Agustus hingga Desember. Dengan demikian, terdapat penambahan kapasitas daya mampu pasok sebesar 5 gigawatt (GW) di atas kapasitas 35,9 GW," ujarnya.

Menurut Darmawan, tambahan pasokan tersebut membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi lebih andal.

Selain itu, pada 2027 PLN juga akan memperoleh tambahan pasokan listrik sebesar 4,6 GW. Penambahan kapasitas tersebut diyakini semakin meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Jawa.

Darmawan mengakui produksi batu bara nasional saat ini didominasi batu bara berkalori rendah. Sementara itu, produksi batu bara berkalori menengah hingga tinggi cenderung menurun.

"Dengan langkah tersebut, kendala penyediaan energi listrik yang sempat terjadi di Pulau Jawa dapat diatasi sehingga pemadaman bergilir berhasil diselesaikan dengan baik," katanya.

sumber : ANTARA

Advertisement

Adblock test (Why?)


PLN Pastikan Pemadaman Bergilir di Jawa Berakhir, Pasokan Batu Bara Diperkuat
Sumber Eknomi

Wednesday, July 1, 2026

Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Jutaan Pelaku UMKM Ultra Mikro Naik Kelas

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program pemberdayaan bagi pelaku usaha ultra mikro dinilai mulai memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian pada 2025 menunjukkan pendapatan nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) meningkat, disertai bertambahnya kemampuan mengembangkan usaha serta semakin banyak nasabah yang berhasil mengakses layanan keuangan formal.

Berdasarkan penelitian Indekstat pada 2025, rata-rata pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat sebesar Rp875.738 per bulan. Sementara itu, indeks kemampuan pengembangan usaha naik 28,73 persen, dari kategori rendah menjadi kategori sedang.

Penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) juga mencatat dampak ekonomi dari program tersebut mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga hingga Rp7,13 triliun pada 2025. Selain itu, sebanyak 2,35 juta nasabah tercatat berhasil naik kelas menuju layanan keuangan formal yang lebih tinggi.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, hingga kini PNM telah melayani 23,3 juta nasabah yang sebagian besar merupakan perempuan pelaku usaha ultra mikro dari kelompok masyarakat prasejahtera yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan.

"Program PNM Mekaar terus memberikan dampak langsung bagi jutaan wanita pengusaha ultra mikro di Indonesia. Kehadiran kami bukan hanya membuka akses modal, tetapi juga membangun rasa percaya diri bagi nasabah untuk terus mengembangkan usaha dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga," kata Kindaris di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurut Kindaris, peningkatan kapasitas usaha yang dialami para nasabah tidak hanya berasal dari akses pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, PNM melengkapi pembiayaan dengan berbagai program pemberdayaan, seperti pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, serta peningkatan kapasitas (capacity building). Pendekatan tersebut, kata dia, menjadi pembeda PNM dibandingkan lembaga pembiayaan lainnya.

"PNM membantu bukan saja dalam hal pembiayaan usaha, tapi juga mendampingi nasabah dalam bentuk pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, dan capacity building. Kami ingin memastikan setiap nasabah mendapatkan kesempatan berkembang, mencapai kemakmuran keluarga, dan akhirnya mampu naik kelas. Inilah yang kami sebut sebagai memberikan modal finansial, sosial, dan intelektual," ujar Kindaris.

Adblock test (Why?)


Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Jutaan Pelaku UMKM Ultra Mikro Naik Kelas
Sumber Eknomi