Pages

Sunday, July 19, 2026

Pos Indonesia Terlilit Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk, Ini Penjelasan Manajemen

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Ilustrasi layanan PT Pos Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pos Indonesia (Persero) memberikan penjelasan mengenai gagal bayar imbal jasa sukuk ijarah berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri A-C keenam. Perseroan menjelaskan bahwa pada 7 Juli 2026, terdapat jadwal pembayaran imbal jasa sukuk tersebut.

Jumlah kewajiban yang harus dibayarkan oleh PT Pos Indonesia adalah sebesar Rp24,12 miliar. Akan tetapi, sampai batas waktu yang ditentukan, PT Pos Indonesia tidak dapat melaksanakan kewajiban pembayaran.

"Adapun penyebab PT Pos Indonesia (Persero) tidak dapat melaksanakan kewajiban pembayaran imbal jasa sukuk tersebut adalah karena kondisi kas perusahaan yang saat ini tidak memungkinkan untuk dilakukan pembayaran," ungkap manajemen Pos Indonesia melalui keterbukaan informasi, dikutip Ahad (19/7/2026).

Pos Indonesia juga telah mengirimkan surat kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) perihal permohonan penundaan pembayaran imbal jasa sukuk ijarah tersebut.

Sebelum adanya kasus gagal bayar tersebut, Pos Indonesia juga tengah menjalani perubahan struktur kepengurusan. Diberitakan sebelumnya, Pos Indonesia mengumumkan Direktur Utama Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada Kamis (2/7/3026). Corporate Secretary Pos Indonesia Iwan Gunawan mengatakan alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan.

"PT Pos Indonesia menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan," ujar Iwan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Selanjutnya, sambung Iwan, Pos Indonesia memastikan proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku. Selama proses tersebut berlangsung, ucap dia, Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Iwan mengatakan Pos Indonesia yang menjadi bagian dari Danantara tetap berkomitmen menjalankan amanah Pemegang Saham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Iwan menegaskan upaya Pos Indonesia dalam memperkuat kinerja perusahaan, serta menjalankan program kerja strategis yang sedang berlangsung.

"Pos Indonesia menegaskan saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis perusahaan terus berjalan sesuai rencana perusahaan," kata Iwan.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Pos Indonesia Terlilit Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk, Ini Penjelasan Manajemen
Sumber Eknomi

Saturday, July 18, 2026

Di Dialog Formas, Dewan Pakar Formas Serian Sebut Tantangan Global Jadi Ujian untuk Indonesia

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Ketua Dewan Pakar Formas Serian Wijatno.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) menggelar Dialog Nasional untuk merumuskan rekomendasi kebijakan konkret bagi pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global di Kampus Universitas Tarumanagara Jakarta, Jumat petang (17/7/2026).

Forum ilmiah ini, menurut Ketua Panitia Dialog Serian Wijatno yang juga Ketua Dewan Pakar Formas mengangkat tema "Menguji Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Turbulensi Global: Tahan Banting atau Rentan?".

Hadir sejumlah pembicara yakni ekonom Piter Abdullah, Hendri Saparini, Anthony Budiawan, Wijayanto Samirin dan dihadiri oleh Rektor Universitas Tarumanagara, Ahmad Sudiro, serta sejumlah tokoh usaha dan akademisi nasional.

Dalam pembukaannya, Serian Wijatno yang juga dikenal sebagai pengamat sosial dan kemasyarakatan, ini mengibaratkan situasi ekonomi Indonesia saat ini layaknya sebuah kapal yang tengah menerjang badai di lautan lepas akibat konflik geopolitik, disrupsi teknologi, hingga melemahnya daya beli masyarakat.

"Ada kalimat bijak yang mengatakan bahwa laut yang tenang tidak pernah melahirkan pelaut yang tangguh,” kata dia, dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Sabtu (18/7 /2026) memberi kiasan terkait kondisi perekonomi saat ini.

Dia menegaskan bahwa tantangan global ini menjadi ujian nyata bagi ketahanan ekonomi nasional.

Karena itu, lanjutnya, dialog ini sengaja dirancang secara kritis untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan ekonomi yang realistis, jernih, dan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret oleh para pengambil kebijakan, bukan sekadar menjadi wacana akademis atau diskusi teoritis biasa.

​Senada dengan Serian, Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo Budhisedjati dalam pengantarnya menjelaskan bahwa inisiatif ini diambil untuk merespons fase ketidakstabilan (economic instability) dan inflasi yang mulai memicu resesi di berbagai sektor domestik.

Adblock test (Why?)


Di Dialog Formas, Dewan Pakar Formas Serian Sebut Tantangan Global Jadi Ujian untuk Indonesia
Sumber Eknomi