Pages

Thursday, June 11, 2026

Menkop: Kemitraan Swasta dan Koperasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Hal itu disampaikan Ferry dalam sambutan pada Indonesia Strategic Alliance Evening 2026 yang diselenggarakan oleh RMN Rantai Makanan Sejahtera, Kadin Indonesia, dan EA GreenX di Jakarta, Selasa (9/6/2026) malam.

"Kemitraan strategis antara swasta dan koperasi sangat penting untuk saling melengkapi kekuatan dan sumber daya yang dimiliki," ujar Ferry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ferry menyampaikan forum tersebut menjadi momentum untuk mempererat kemitraan strategis sekaligus mendorong kolaborasi investasi yang berdampak nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Ferry mengatakan kemitraan dan kolaborasi antara sektor swasta dan koperasi dapat saling memperkuat satu sama lain. Sektor swasta berkontribusi pada inovasi, investasi, dan konektivitas pasar.

"Koperasi memberi ruang keterlibatan masyarakat dan partisipasi yang inklusif. Kemitraan semacam ini mulai kita lihat di berbagai sektor," ucap Ferry.

Ia menjelaskan kemitraan yang saling menguntungkan tidak hanya menciptakan peluang ekonomi, tetapi juga memperkuat masyarakat, memperluas kesejahteraan, dan membangun fondasi pertumbuhan yang lebih kokoh dalam jangka panjang. Ia menekankan posisi koperasi sebagai instrumen ekonomi yang menghubungkan kepentingan usaha dengan kepentingan masyarakat.

"Ketika banyak negara mencari model pembangunan yang lebih inklusif, koperasi menawarkan pendekatan yang menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi," lanjutnya.

Bagi Indonesia, ujar dia, koperasi merupakan bagian penting dari struktur perekonomian nasional yang terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan ekonomi modern. Sebagai implementasi kebijakan tersebut, Ferry menyampaikan pemerintah mengembangkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kini telah terbentuk sebanyak 83 ribu badan hukum di seluruh Indonesia.

"Program ini lahir dari keyakinan bahwa pembangunan ekonomi nasional tidak akan kokoh tanpa fondasi ekonomi desa yang kuat," sambung Ferry.

Ferry menyampaikan KDKMP dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang mengintegrasikan berbagai layanan usaha sesuai kebutuhan dan potensi wilayah masing-masing. Hal ini bertujuan menghadirkan akses ekonomi yang lebih dekat, memperkuat usaha warga, dan menciptakan nilai tambah yang lebih besar di daerah.

"Namun, untuk mencapai tujuan-tujuan ini, diperlukan kemitraan dan kolaborasi yang luas di antara semua pemangku kepentingan," kata Ferry.

Adblock test (Why?)


Menkop: Kemitraan Swasta dan Koperasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Sumber Eknomi

Wednesday, June 10, 2026

ANTAM Catat Laba Bersih Rp 7,92 Triliun pada 2025

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih sebesar Rp 7,92 triliun pada 2025, meningkat 106 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan dan mendorong pembagian dividen sebesar Rp 5,04 triliun kepada pemegang saham.

Keputusan pembagian dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Nilai dividen yang dibagikan setara 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, sedangkan 30 persen sisanya atau sekitar Rp 2,16 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan proyek strategis perseroan.

Selain mencatatkan lonjakan laba, ANTAM juga membukukan pendapatan sebesar Rp 84,64 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan menilai kinerja tersebut ditopang oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, efisiensi biaya, serta penguatan eksekusi strategi bisnis.

Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang masih diwarnai volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian makroekonomi.

"Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah perseroan. Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan," ujar Untung.

Menurut Untung, ANTAM akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan tata kelola perusahaan, serta integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi korporasi guna menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui rencana ANTAM menerima penugasan khusus dari pemerintah untuk mempercepat program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, mulai dari kegiatan pertambangan, pembangunan fasilitas RKEF/RKSBF, HPAL, refinery, prekursor, katoda, battery cell hingga fasilitas daur ulang baterai. Program tersebut akan dijalankan melalui kerja sama ANTAM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited yang beranggotakan Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk.

Perseroan menilai pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi tersebut akan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan perusahaan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kendaraan listrik global.

"Sejalan dengan agenda pembangunan nasional, ANTAM akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTAM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global," kata Untung.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan, termasuk pengangkatan Aryanto Wibowo sebagai Komisaris, I Dewa Bagus Sugata Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir, serta Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Adblock test (Why?)


ANTAM Catat Laba Bersih Rp 7,92 Triliun pada 2025
Sumber Eknomi