Pages

Friday, February 27, 2026

Ibu Rumah Tangga Ubah Limbah Jadi Pangan Mandiri Lewat EcoGrow

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di teras sebuah rumah bersahaja di Desa Tanjung Karangan, Muara Enim, karung-karung bekas yang biasanya berakhir di tempat sampah kini berjejer rapi, menyembul dedaunan hijau segar yang memanjakan mata.

Siapa sangka, di balik pemandangan asri ini, terdapat gerakan senyap para ibu rumah tangga yang sedang mengubah limbah menjadi lumbung pangan mandiri. Melalui sentuhan tangan dingin mereka, lahan pekarangan yang dulunya gersang kini bertransformasi menjadi "pasar hidup" yang menyediakan kebutuhan dapur setiap hari.

Gerakan ini dikenal dengan nama EcoGrow Mom, sebuah inisiatif pemberdayaan perempuan berbasis urban farming yang digagas oleh PT Bukit Asam (PTBA) Tbk. Program ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam biasa; ia adalah kelanjutan dari semangat pembibitan yang telah lama tumbuh di desa tersebut.

Sejak akhir 2025, fokusnya meluas. Para ibu tidak lagi hanya menyemai bibit pohon untuk dijual, tetapi mulai merambah budidaya tanaman pangan yang langsung menyentuh isi piring keluarga.

Eko Prayitno, Corporate Secretary Division Head PTBA, menjelaskan bahwa urban farming di pelosok desa ini menjadi solusi cerdas untuk membangun ekonomi sirkular. Dengan memanfaatkan media tanam sederhana seperti karung bekas dan pengolahan limbah rumah tangga, masyarakat berpenghasilan rendah hingga mantan pekerja tambang rakyat (PETI) kini memiliki peluang ekonomi baru.

"Kami ingin memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak pembangunan desa yang mandiri melalui pertanian berkelanjutan," ujar Eko saat berbincang di Palembang, Jumat.

Bagi warga setempat, manfaat yang dirasakan jauh melampaui angka ekonomi. Tuti, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Utun Makmur, menceritakan bagaimana program ini telah mengubah ritme hidupnya. Dari sekadar kesibukan domestik, kini ia dan ibu-ibu lainnya memiliki ruang untuk belajar ilmu perkebunan sekaligus mempererat ikatan sosial.

"Halaman rumah kami sekarang tertata rapi penuh sayuran. Selain untuk konsumsi sendiri, sebagian bisa dibagikan ke tetangga atau dijual," ungkapnya dengan rona bahagia.

Secara teknis, pendampingan yang diberikan PTBA dilakukan secara bertahap dan terukur. Mulai dari pelatihan dasar pemanfaatan limbah hingga target produksi sekitar 5.000 bibit sayuran menggunakan media sederhana.

Bahkan, lahan desa seluas satu hektar kini mulai dioptimalkan menjadi hamparan hijau yang produktif. Melalui monitoring berkala, program ini memastikan bahwa setiap jengkal tanah di Desa Tanjung Karangan mampu memberikan napas bagi ketahanan pangan keluarga.

Namun, di balik keberhasilan gerakan urban farming di tingkat tapak ini, terdapat fondasi besar yang harus dijaga di tingkat nasional: kebijakan yang strategis. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kemajuan sektor pertanian, baik skala besar maupun rumah tangga, sangat bergantung pada kumpulan kebijakan yang dirancang secara sistematis.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Ibu Rumah Tangga Ubah Limbah Jadi Pangan Mandiri Lewat EcoGrow
Sumber Eknomi

Pertamina Patra Niaga Tunjukkan Distribusi Avtur Jelang Satgas RAFI

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina Patra Niaga menerima kunjungan Pemimpin Redaksi media massa nasional dan Badan Komunikasi Pemerintah di Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma pada Rabu (25/2).

Kunjungan ini dilakukan guna memberikan gambaran langsung mengenai proses distribusi produk avtur dan pemeriksaan kualitas sebelum disalurkan ke pesawat udara.

Selain itu juga menyampaikan sekilas kesiapan Pertamina dari sisi BBM Penerbangan untuk melayani saat Masyarakat Mudik dan Balik dalam Satgas Ramadan Indul Fitri (RAFI) 2026.

Kegiatan tersebut turut didampingi Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, VP Aviation Fuel Business Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi, serta Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun.

Dalam kegiatan tersebut, para pemimpin redaksi mengikuti pemaparan operasional terkait AFT Halim serta melakukan site visit untuk melihat langsung proses pengisian avtur ke pesawat udara di Bandara Halim Perdanakusuma dan tahapan pengecekan kualitas avtur sebelum disalurkan.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyampaikan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk memperlihatkan kesiapan operasional Pertamina dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama menjelang periode Ramadan dan Idulfitri, di mana aktivitas penerbangan umumnya meningkat.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin menunjukkan secara langsung bagaimana Pertamina memastikan ketersediaan dan kualitas avtur yang digunakan dalam operasional penerbangan. Rekan-rekan media dapat melihat tahapan pemeriksaan kualitas, mulai dari penerimaan produk hingga sebelum pengisian ke pesawat, sehingga seluruh proses berjalan sesuai standar yang berlaku,” ujar Arya.

Arya menambahkan bahwa AFT Halim Perdanakusuma merupakan salah satu simpul penting distribusi avtur nasional. Selain melayani penerbangan komersial, terminal ini juga mendukung kebutuhan operasional TNI Angkatan Udara dan penerbangan khusus/VVIP, sehingga pengelolaannya dilakukan dengan standar keselamatan dan pengamanan yang ketat.

Dalam kesempatan yang sama, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa AFT Halim Perdanakusuma merupakan salah satu dari 72 Aviation Fuel Terminal yang dikelola Pertamina secara nasional. Di wilayah Jawa Bagian Barat, Halim Perdanakusuma menjadi AFT terbesar kedua dari sisi penyaluran avtur.

Roberth menambahkan, bahwa kualitas avtur menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penyaluran, sehingga produk yang diterima pelanggan tetap terjaga.

“Kami memastikan kualitas avtur yang disalurkan kepada seluruh pelanggan sesuai dengan spesifikasi dan standar internasional. Pemeriksaan kualitas dilakukan pada saat penerimaan produk, saat penimbunan, dan sebelum pengisian ke pesawat udara. Seluruh rangkaian pemeriksaan dalam supply chain tersebut kami jalankan secara berlapis untuk memastikan produk yang diterima pelanggan tetap terjaga kualitasnya,” ujar Roberth.

Dalam momentum menjelang arus mudik Lebaran Tahun 2026, Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan stok BBM, LPG dan Avtur dalam kondisi aman. Sebagai dukungan terhadap program Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga tiket pesawat, Pertamina Patra Niaga juga akan menerapkan harga khusus avtur selama periode libur Idulfitri.

VP Aviation Fuel Business Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi, menyampaikan juga kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menjamin ketersediaan avtur selama periode Ramadan dan Idulfitri, yang umumnya diiringi peningkatan trafik penerbangan di berbagai bandara.

“Kami telah melakukan proyeksi kebutuhan avtur dan memastikan kesiapan stok serta sarana dan fasilitas di seluruh Aviation Fuel Terminal, terutama di bandara-bandara dengan potensi peningkatan permintaan selama musim mudik. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Yosep.

Salah satu peserta kegiatan, Kepala Pusat Pemberitaan RRI, Muhammad Yusri Darto, menyampaikan apresiasi atas kesempatan melihat proses penyaluran avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT). Ia menambahkan bahwa pengalaman melihat langsung proses tersebut dapat membantu media dalam memberikan perspektif yang lebih utuh terhadap isu energi di ruang publik.

“Dengan kunjungan ini, kami bisa memahami bagaimana tahapan penyaluran dilakukan, bagaimana kualitasnya dijaga, dan bagaimana prosedur keselamatan diterapkan. Ini menjadi referensi penting bagi kami agar pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat semakin akurat,” ucap Yusri.

Adblock test (Why?)


Pertamina Patra Niaga Tunjukkan Distribusi Avtur Jelang Satgas RAFI
Sumber Eknomi