Pages

Wednesday, April 1, 2026

Krisis Energi Picu Lonjakan Minat pada Kendaraan Listrik di Asia-Pasifik

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Pengunjung mencoba mobil listrik di salah satu stan pada ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lonjakan harga bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah mulai mengubah arah industri otomotif di kawasan Asia-Pasifik. Konsumen hingga pelaku usaha kini semakin serius mempertimbangkan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai solusi di tengah tekanan biaya energi yang terus meningkat.

Gangguan pasokan dipicu serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran, yang berdampak langsung pada jalur distribusi global melalui Selat Hormuz. Jalur ini biasanya mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia.

Menurut International Energy Agency, kondisi ini menjadi salah satu gangguan pasokan paling signifikan dalam sejarah. Dengan lebih dari 80 persen minyak yang melintasi selat tersebut menuju Asia, kawasan ini menjadi yang paling terpukul.

Dampaknya langsung terasa di berbagai negara. Di Australia, lonjakan minat terhadap EV terjadi secara drastis. Data dari National Australia Bank mencatat pinjaman kendaraan listrik melonjak hingga 100 persen pada Maret, sementara permintaan dari sektor bisnis naik 88 persen.

“Kami melihat lebih banyak UKM dan operator besar mengeksplorasi EV untuk mengelola biaya operasional,” ujar eksekutif NAB, menekankan bahwa volatilitas harga bahan bakar menjadi pendorong utama perubahan ini.

Percepatan adopsi dan momentum produsen EV

Kenaikan harga BBM juga mulai menggeser preferensi di negara-negara yang sebelumnya lambat mengadopsi kendaraan listrik, seperti Jepang. Keterbatasan infrastruktur pengecasan dan dominasi kendaraan bensin perlahan mulai tergeser oleh tekanan biaya.

Analis dari Itochu Research Institute menilai Jepang kini berada di titik krusial. “Peralihan ke EV akhirnya mulai bergerak cepat,” ujarnya, seraya memperingatkan bahwa kondisi energi bisa “memburuk dalam waktu dekat.”

Saat ini, kendaraan listrik murni masih di bawah 2 persen dari total penjualan di Jepang. Namun, dorongan kebijakan mulai terlihat. Produsen seperti Toyota Motor Corporation dan Nissan Motor Corporation diperkirakan akan memperluas lini EV, seiring peningkatan subsidi pemerintah.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Krisis Energi Picu Lonjakan Minat pada Kendaraan Listrik di Asia-Pasifik
Sumber Eknomi

TASPEN Group Gelar Bedah Rumah Gratis, Wujud Kepedulian pada ASN dan Masyarakat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

PT TASPEN bersama Bank Mandiri Taspen menghadirkan Bantuan Bedah Rumah Gratis untuk memastikan penerima manfaat tinggal di hunian lebih layak. Program ini berlangsung di Desa Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (1/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI -- PT TASPEN (Persero) bersama Bank Mandiri Taspen berkolaborasi menggelar program Bantuan Bedah Rumah Gratis di Desa Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Direktur Operasional TASPEN Tribuna Phitera Djaja dan Staf Khusus Menteri Hak Asasi Manusia Thomas Harming Suwarta beserta jajaran. Total bantuan Rp 130 juta dengan masa pembangunan selama dua bulan.

Langkah tersebut wujud nyata penyediaan hunian yang layak bagi penerima manfaat. Corporate Secretary TASPEN, Henra menjelaskan, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan penerima manfaat tinggal di hunian lebih layak sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka secara menyeluruh,” ujarnya.

Penerima manfaat bedah rumah gratis, Rofina Yultin Rayun, bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. “Dengan program bedah rumah ini, hunian yang sebelumnya kurang layak kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.”

Sejak 2025, program Bedah Rumah Gratis ini telah dilaksanakan sembilan kali dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia seperti Bone, Ende, Kupang, Lubuk Linggau, dan Pekalongan.

Program Bantuan Bedah Rumah Gratis di Manggarai kali ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) TASPEN yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama Bank Mandiri Taspen, serta sejalan dengan arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, TASPEN bersama Bank Mandiri Taspen terus memperkuat upaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ke depan, sinergi ini akan terus ditingkatkan untukmenjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memastikan keberlanjutan program yang berdampak positif bagi peserta dan masyarakat luas.

Advertisement

Adblock test (Why?)


TASPEN Group Gelar Bedah Rumah Gratis, Wujud Kepedulian pada ASN dan Masyarakat
Sumber Eknomi