Pages

Thursday, April 30, 2026

Bukan Soal Fundamental, Ini Biang Kerok IHSG Melemah

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun di bawah level 7.000 di tengah tekanan sentimen global yang belum mereda. Ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung berhati-hati terhadap pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Direktur Big Data Indef Eko Listiyanto mengatakan, tekanan terhadap IHSG tidak lepas dari dinamika global yang masih bergejolak. Kondisi ini dinilai membuat pelaku pasar menahan ekspansi dan mengalihkan risiko.

“Ini berkaitan dengan dampak globalnya yang belum menemukan titik dingin dari situasi geopolitik,” ujar Eko dalam diskusi bertajuk “2 Bulan Perang Israel-AS Vs Iran: Waspada Dampak ke Perekonomian!” di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, Eko menambahkan keluarnya Uni Emirat Arab (UEA) dari OPEC turut memicu ketidakpastian baru di pasar energi global. Perubahan ini dinilai berdampak pada persepsi risiko investor terhadap ekonomi global dan domestik.

“UEA kemarin keluar dari OPEC dan itu pasti akan membuat dinamika baru di dalam konteks geopolitik ataupun juga harga energi,” ucap dia.

Eko menilai pelemahan IHSG dan nilai tukar rupiah dipengaruhi sentimen negatif yang melampaui kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Karena itu, ia menegaskan respons tidak cukup hanya dengan narasi optimistis.

“Kalau kemudian sentimen dilawan dengan sentimen, menurut saya itu enggak tepat,” ungkap Eko.

Menurut dia, langkah yang lebih efektif adalah menunjukkan kekuatan fundamental ekonomi melalui kebijakan yang konkret dan terukur. Ia menilai upaya pemerintah seperti penguatan ketahanan energi sudah mengarah ke sana, meski membutuhkan konsistensi.

“Cara terbaik untuk melawan sentimen di tengah situasi seperti ini itu bukan dengan sentimen positifnya tetapi dengan fakta, dengan fundamentalnya ditunjukkan,” lanjut dia.

Eko juga menyoroti pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional. Ia menilai implementasi yang tidak optimal justru dapat memperburuk sentimen pasar. “Kalau tidak dijalankan dengan baik, maka secara tidak langsung itu menjadi beban sentimen, menambah sentimen negatif,” ucapnya.

Menurut Eko, perbaikan tata kelola kebijakan menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan menjaga stabilitas ekonomi.

Ia meyakini, dengan implementasi yang lebih baik, kondisi undervalued pada rupiah dan IHSG dapat berangsur pulih. “Cara memperbaikinya ya perbaiki program-program besar secara tepat,” kata Eko.

Adblock test (Why?)


Bukan Soal Fundamental, Ini Biang Kerok IHSG Melemah
Sumber Eknomi

UMKM RI Raih Kontrak Rp54,5 Miliar di Pameran Singapura

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaradja Pandjaitan (kanan) saat mengunjungi paviliun Indonesia di ajang FHA Asia 2026. UMKM RI meraih kontrak sebesar Rp54,5 Miliar dalam pameran tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Paviliun Indonesia di ajang Food and Hospitality (FHA) Asia 2026 Singapura mencatat kontrak ekspor Rp54,5 miliar di tengah ketidakpastian perdagangan global. Partisipasi ini sekaligus membuka akses UMKM ke rantai pasok makanan dan minuman regional.

KBRI Singapura bersama Kementerian Perdagangan, didukung Bank Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia, membawa 40 pelaku UMKM dalam pameran tersebut yang digelar di Singapore Expo, 21–24 April 2026.

Selama empat hari, Paviliun Indonesia dikunjungi 6.012 pengunjung dan menghasilkan 14 kontrak ekspor senilai 3,17 juta dolar AS atau sekitar Rp54,5 miliar. Produk yang dipasarkan mencakup madu, bumbu organik, produk pertanian, hingga makanan dan minuman olahan.

Selain kontrak tersebut, terdapat potensi transaksi lanjutan senilai 10,3 juta dolar AS atau sekitar Rp177 miliar. Produk yang diminati meliputi mi instan sehat, snack organik, produk perikanan, susu, hingga rempah.

Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaradja Pandjaitan mengatakan, dukungan pemerintah diperlukan agar UMKM mampu masuk pasar global di tengah dinamika perdagangan. Ia menilai promosi, pembinaan, dan pembiayaan harus berjalan seiring untuk memperkuat daya saing.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan, keikutsertaan Indonesia di FHA menjadi jalur strategis memperluas pasar. “Ini merupakan platform promosi berkelanjutan yang sangat baik untuk memberikan kesempatan bagi UMKM Indonesia masuk ke dalam rantai pasok industri makanan dan minuman regional, bahkan global,” ujar Fajarini dalam siaran persnya, Kamis (30/4/2026).

Fajarini menambahkan sektor makanan dan minuman menjadi penopang ekspor nasional dengan pertumbuhan 23,35 persen pada 2025. Ekspor ke Singapura juga tumbuh 23,21 persen pada periode yang sama.

Kemendag mendorong sinergi lanjutan dengan Bank Indonesia, Himbara, dan sektor lainnya untuk memperkuat promosi ekspor. Upaya ini ditujukan agar UMKM dapat memperluas penetrasi pasar sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional dan global.

Advertisement

Adblock test (Why?)


UMKM RI Raih Kontrak Rp54,5 Miliar di Pameran Singapura
Sumber Eknomi

Wednesday, April 29, 2026

Dorong Akselerasi Pengusaha Muda, Ade Jona Prasetyo Tekankan Peningkatan Skala Usaha di HIPMI

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo, menilai organisasi pengusaha muda membutuhkan arah baru yang lebih terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis kewirausahaan.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi pengusaha muda saat ini tidak hanya soal bertahan, tetapi bagaimana mampu naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi.

“Pengusaha HIPMI harus naik kelas. Kita butuh akselerasi dengan dampak nyata untuk masa depan pengusaha muda Indonesia,” ujar Jona.

Ia menekankan, HIPMI harus berperan sebagai penghubung antara potensi daerah dengan akses pasar dan permodalan di tingkat nasional. Selama ini, kata dia, masih terdapat kesenjangan antara pelaku usaha di daerah dengan peluang yang tersedia secara lebih luas.

Dalam perjalanannya, Jona mengaku telah terbiasa menghadapi berbagai keterbatasan sejak muda. Ia menyebut pengalaman membantu usaha keluarga hingga merintis bisnis dari nol menjadi bekal dalam memahami tantangan riil yang dihadapi pelaku usaha. “Jatuh dan bangkit sudah menjadi bagian dari perjalanan saya dalam membesarkan usaha,” katanya.

Karena itu, ia mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, baik antara pengusaha besar dan UMKM maupun antara daerah dan pusat. “HIPMI harus menjadi jembatan. Potensi daerah itu besar, tapi perlu akses dan konektivitas agar bisa berkembang lebih cepat,” ujarnya.

Jona juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang inklusif di tubuh HIPMI, yang mampu merangkul seluruh daerah dan latar belakang pengusaha.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. “HIPMI butuh pemimpin yang merangkul semua daerah, menyatukan semua lini, agar dampaknya benar-benar terasa bagi ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Ke depan, ia mengajak seluruh pengusaha muda untuk memperkuat sinergi dan membangun ekosistem usaha yang lebih solid. “Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Mari bersama kita melangkah, merangkul, dan berkolaborasi,” katanya.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Dorong Akselerasi Pengusaha Muda, Ade Jona Prasetyo Tekankan Peningkatan Skala Usaha di HIPMI
Sumber Eknomi

Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 44,47 Triliun, Setara 79 Persen Laba

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersiap membagikan dividen tunai sebesar Rp44,47 triliun untuk tahun buku 2025. Nilai ini setara 79 persen dari laba bersih konsolidasi yang mencapai sekitar Rp56,3 triliun.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Rabu (29/4/2026), sekaligus mencerminkan kuatnya kinerja dan permodalan perseroan sepanjang tahun lalu.

Dari total dividen tersebut, sebesar Rp9,32 triliun telah dibagikan lebih dahulu sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026 atau setara Rp100 per saham. Dengan demikian, sisa dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham mencapai Rp35,15 triliun.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, mengatakan pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan struktur permodalan yang solid serta kebutuhan untuk tetap memberikan imbal hasil kepada pemegang saham. “Laba bersih konsolidasi perseroan setelah pajak sebesar Rp56,29 triliun dialokasikan dalam bentuk dividen tunai sebesar 79 persen,” ujarnya.

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui penggunaan Rp11,82 triliun atau sekitar 21 persen dari laba bersih sebagai saldo laba ditahan guna mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Dalam forum yang sama, perseroan juga memperoleh persetujuan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp1,16 triliun. Buyback akan dilakukan terhadap saham yang telah beredar di Bursa Efek Indonesia dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah persetujuan RUPS.

Manajemen menyebut langkah buyback dilakukan di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi, dipengaruhi tensi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Dalam kondisi tersebut, perseroan menilai kinerja fundamental yang tetap kuat belum sepenuhnya tercermin dalam harga saham di pasar.

Buyback juga akan dimanfaatkan untuk mendukung program kepemilikan saham bagi pegawai serta manajemen, sebagai bagian dari kebijakan kompensasi berbasis kinerja dan risiko.

Dari sisi kinerja, Bank Mandiri mencatat rasio profitabilitas yang tinggi. Per 31 Desember 2025, net profit margin (NPM) berada di level 34,2 persen, sementara return on equity (ROE) mencapai 17,19 persen. Posisi ekuitas perseroan juga tercatat kuat, mencapai sekitar Rp327,4 triliun.

Adblock test (Why?)


Bank Mandiri Bagikan Dividen Rp 44,47 Triliun, Setara 79 Persen Laba
Sumber Eknomi

Tuesday, April 28, 2026

Rupiah Undervalued tapi Masih Terus Tertekan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (24/4/2026). Pada perdagangan Jumat sore, nilai tukar rupiah ditutup menguat pada level Rp17.268 per dolar AS. Pemerintah menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.300 per dolar AS dipicu meningkatnya tekanan global yang turut mengguncang mata uang di kawasan. Meski demikian, pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus memantau pergerakan pasar guna menjaga stabilitas rupiah di tengah volatilitas yang masih tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih bergerak melemah di atas level Rp 17.200-an per dolar AS. Rupiah masih melanjutkan koreksi, meski dinilai berada di bawah nilai fundamental atau undervalued.

Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 32 poin atau 0,19 persen menuju level Rp 17.243 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (28/4/2026). Pada perdagangan sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp 17.211 per dolar AS.

"Dalam kondisi rupiah melemah, Pemerintah maupun BI (Bank Indonesia) selalu beranggapan bahwa rupiah berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued. Narasi tersebut terus berulang dalam berbagai situasi, baik saat gejolak global, pandemi, maupun ketika kondisi pasar relatif stabil. Bahkan, ketika nilai tukar menyentuh kisaran Rp 17.300 per dolar AS, pernyataan serupa kembali mengemuka," ujar Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Ibrahim menuturkan, secara historis, sejak 2014 nilai rupiah berada di kisaran Rp 12.000 per dolar AS, hingga melemah ke level Rp 17.000-an per dolar AS dalam beberapa tahun terakhir. Ia mempertanyakan relevansi narasi tersebut, mengingat tren jangka panjang rupiah yang justru terus mengalami depresiasi.

"Kondisi tersebut semestinya mendorong evaluasi lebih mendalam terhadap pemahaman mengenai nilai wajar rupiah, alih-alih terus mengulang narasi yang sama," ujarnya.

Ia menjelaskan, di satu sisi, sejumlah indikator makroekonomi Indonesia terlihat relatif kuat, seperti inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta sistem keuangan yang terjaga. Di sisi lain, terdapat dinamika struktural yang dinilai perlu mendapat perhatian, seperti cadangan devisa yang sebagian ditopang oleh utang, arus investasi asing yang masuk tetapi diikuti aliran keluar dalam bentuk dividen dan bunga, serta gejala pelemahan struktur ekonomi seperti deindustrialisasi dini. Ketergantungan terhadap aliran modal asing jangka pendek juga menjadi faktor yang membuat nilai tukar rentan terhadap tekanan eksternal.

"Penggunaan narasi 'rupiah undervalued' telah bergeser dari analisis ekonomi menjadi instrumen komunikasi untuk meredam kepanikan pasar dan menjaga optimisme. Namun, narasi tersebut berpotensi menjadi problematis apabila terus diulang tanpa diiringi perbaikan fundamental yang nyata. Penguatan kepercayaan terhadap mata uang tidak dapat dibangun hanya melalui narasi. Langkah tersebut harus didasarkan pada perbaikan fundamental ekonomi secara nyata," terangnya.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Rupiah Undervalued tapi Masih Terus Tertekan
Sumber Eknomi

KAI Pastikan Refund 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terdampak Insiden Bekasi

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan hak pelanggan tetap terpenuhi melalui pengembalian tiket bagi perjalanan KA Jarak Jauh yang terdampak. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kebijakan refund diberikan secara penuh untuk memberikan kepastian bagi pelanggan.

"Hingga 28 April 2026 pukul 11.00 WIB, sebanyak 4.878 tiket telah berhasil direfund," ujar Anne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Anne menyampaikan KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang terdampak. KAI memastikan seluruh proses dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal layanan.

Secara rinci, sambung Anne, pengembalian tiket diberikan kepada pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan, penundaan lebih dari satu jam, perubahan rute perjalanan, hingga pelanggan yang memilih tidak menggunakan kereta api pengganti atau moda lanjutan. Ia mengatakan kebijakan ini juga mencakup tiket pulang-pergi, tiket lanjutan (connecting), serta tiket layanan KAI Group dalam satu kode booking yang terdampak.

"Bagi pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan menggunakan kereta pengganti dengan kelas yang sama atau lebih tinggi, tidak dikenakan biaya tambahan," ucap Anne.

Sementara itu, apabila perjalanan tidak dapat dilanjutkan hingga stasiun tujuan, KAI mengupayakan moda lanjutan, dan apabila tidak tersedia, pengembalian tiket tetap diberikan secara penuh. Anne menyampaikan proses refund dapat dilakukan melalui beberapa kanal. Di loket stasiun, pelanggan dapat mengajukan pembatalan dengan menunjukkan boarding pass atau e-boarding untuk diverifikasi, dengan pengembalian dana melalui tunai atau transfer.

"Melalui Contact Center 121, pelanggan cukup menyampaikan kode booking dan data identitas, kemudian dana akan ditransfer langsung ke rekening yang didaftarkan," lanjut Anne.

Untuk perjalanan yang dibatalkan oleh perusahaan, sambung Anne, refund juga dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Anne mengatakan batas waktu pengajuan refund diberikan hingga tujuh hari sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, sementara proses pencairan dana diupayakan selesai maksimal 1 x 24 jam setelah pembatalan dilakukan.

"Selain itu, pengembalian bea bagasi juga diberikan secara penuh apabila pelanggan tidak melakukan perjalanan," ungkap Anne.

Sementara itu, berdasarkan pembaruan data hingga pukul 13.26 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang mengalami luka-luka. Anne mengatakan seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban luka mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam situasi ini. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kami berupaya memastikan setiap korban tertangani dengan baik, keluarga tetap mendapatkan informasi yang jelas, dan pelanggan memperoleh haknya melalui proses pengembalian tiket secara penuh," kata Anne.

Adblock test (Why?)


KAI Pastikan Refund 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terdampak Insiden Bekasi
Sumber Eknomi

Monday, April 27, 2026

GAC akan Boyong MPV 7 Seater ke Indonesia

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Presiden GAC International Wei Haigang (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- President of GAC International Wei Haigang mengatakan pihaknya akan membawa kendaraan yang berkualitas ke pasar Indonesia termasuk kendaraan MPV. Langkah ini diambil karena Indonesia saat ini sedang melakukan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

"Dan Indonesia saat ini dalam transisi yang cepat menuju kendaraan dengan energi baru," kata Haigang di Beijing, akhir pekan lalu.

Ia juga menyebut akan mempercepat kendaraan multifungsi alias multi purpose vehicle (MPV) untuk masuk ke pasar Indonesia.

"Kami juga akan mempersiapkan MPV tujuh seater agar lebih cepat masuk ke pasar Indonesia," katanya.

Menurutnya, kualitas produk merupakan kunci kesuksesan di pasar otomotif. "Jadi, kami akan tetap fokus pada kualitas dan meningkatkan standar mobilitas di Indonesia melalui berbagai tipe produk yang kami tawarkan," ujarnya.

GAC juga melihat potensi lain yakni untuk pangsa pasar fleet atau kendaraan untuk mendukung kegiatan bisnis seperti taksi daring. Ia mengatakan, GAC sudah masuk ke Grab dan akan bekerja sama untuk masuk ke penetrasi pasar tersebut.

Pada kesempatan yang sama, CEO GAC Indonesia Andy Ciu mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan MPV premium yakni GAC E9 yang ditenagai bensin dan baterai alias plug in hybrid (PHEV) yang bersaing untuk segmen 7 seater.

"Kami akan mulai dari yang rekan-rekan sudah tahu, spill yang pertama adalah E9," katanya.

Menurutnya kehadiran E9 yang memiliki teknologi canggih ini sudah di depan mata.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


GAC akan Boyong MPV 7 Seater ke Indonesia
Sumber Eknomi

BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia Bagi Nasabah

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya mendukung pengembangan olahraga sekaligus memperkuat engagement nasabah melalui partisipasinya dalam Clash of Legends 2026 yang diselenggarakan 18 April 2026.

Clash of Legends merupakan ajang sepak bola internasional yang mempertemukan Barcelona Legends dengan DRX World Legends, yakni tim gabungan yang diperkuat mantan pemain top dunia dari berbagai klub dan negara.

Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini menghadirkan deretan legenda sepak bola dunia seperti Rivaldo, Patrick Kluivert, Javier Saviola, Ricardo Quaresma, Alessandro Del Piero, Fabio Cannavaro, hingga Franck Ribery.

Hadir pula legenda Indonesia seperti Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan, Ponaryo Astaman, Firman Utina, dan Irfan Bachdim.

Kehadiran para legenda ini diharapkan menyuguhkan pengalaman nostalgia sekaligus hiburan berkualitas bagi penggemar sepak bola di Indonesia, dengan pertandingan yang akan dipimpin oleh wasit legendaris Pierluigi Collina.

Kehadiran BRI dalam ajang ini juga menjadi langkah strategis mempererat engagement nasabah sekaligus meningkatkan relevansi layanan BRI melalui Program BRI Debit FC Barcelona, yaitu inisiatif yang menghadirkan kartu debit co-branding dengan berbagai nilai tambah bagi nasabah.

Kartu debit edisi khusus ini dapat dimiliki nasabah yang memenuhi persyaratan saldo minimal sebesar Rp 10.000.000 (fresh fund) yang mengendap selama tiga bulan, baik bagi nasabah eksisting yang melakukan top up maupun nasabah baru.

Melalui program ini, nasabah tidak hanya mendapatkan kemudahan transaksi, juga akses terhadap berbagai pengalaman eksklusif seperti partisipasi dalam event, interaksi dengan legenda klub, hingga aktivitas berskala internasional.

Direktur Network and Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan, kolaborasi ini langkah strategis perseroan dalam memperkuat engagement dengan nasabah sekaligus memperluas relevansi BRI di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Melalui partisipasi dalam Clash of Legends, BRI tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, juga memberikan pengalaman bernilai tambah bagi nasabah,’’ katanya dalam keterangan yang dikutip Senin (27/4/2026).

Menurut dia, ini sejalan dengan upaya BRI memperkuat kehadiran Program BRI Debit FC Barcelona, yang membuka akses bagi nasabah untuk terhubung dengan berbagai pengalaman bertaraf internasional.

BRI ingin menghadirkan lebih dari sekadar transaksi, tetapi juga pengalaman yang relevan dan inspiratif bagi masyarakat.

BRI menyediakan kemudahan transaksi melalui dukungan ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi, dengan seluruh transaksi selama acara menggunakan layanan BRI, baik melalui mesin BRI EDC maupun berbagai kanal pembayaran digital.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan berskala internasional di Indonesia sekaligus memperkuat positioning sebagai institusi keuangan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Melalui kolaborasi ini, BRI optimistis dapat memperluas jangkauan layanan, meningkatkan brand engagement, serta semakin memperkokoh perannya sebagai mitra keuangan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Adblock test (Why?)


BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia Bagi Nasabah
Sumber Eknomi

Sunday, April 26, 2026

IHSG Diproyeksi Mendatar Pekan Ini, Pasar Cermati Kebijakan The Fed

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi bergerak mendatar selama perdagangan pekan ini (27-30 April 2026), dengan sentimen utama berasal dari tingkat global. Ratna mengatakan, pelaku pasar selama pekan ini akan mencermati arah kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara maju, diantaranya bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed, Europan Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), hingga Bank of Japan (BoJ).

"Diperkirakan IHSG berpotensi menguji level psikologis di 7.000 pada pekan ini," ujar Ratna dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Selama pekan ini, pelaku pasar akan menantikan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting The Fed pada Kamis (29/4), yang diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5- 3,75 persen.

Kemudian, pelaku pasar akan menantikan pertemuan ECB dan BoE, yang masing-masing diproyeksikan juga akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 2,15 persen dan 3,75 persen.

Selain itu, pelaku pasar akan mencermati pertemuan Bank of Japan (BoJ) pada Selasa (28/4), yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 0,75 persen, meskipun data inflasi di Jepang meningkat.

Selain arah kebijakan moneter bank sentral berbagai negara maju, Ratna mengatakan pelaku pasar juga akan mencermati berbagai rilis data ekonomi AS, diantaranya data consumer confidence, data perumahan, data Produk Domestik Bruto periode kuartal I-2026, personal income, personal spending, indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) Prices, serta ISM Manufacturing Index

sumber : ANTARA

Advertisement

Adblock test (Why?)


IHSG Diproyeksi Mendatar Pekan Ini, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
Sumber Eknomi

Bos IEA Ungkap Perang Iran Bikin Dunia Makin Tinggalkan Minyak, Percepat Adopsi Nukir dan EBT

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Warga Iran berjalan di depan lukisan raksasa mengilustrasikan kapal di Selat Hormuz yang terpampang di Teheran, Senin (20/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala International Energy Agency (IEA) Fatih Birol menyatakan perang Iran telah mengubah industri bahan bakar fosil secara permanen dan akan mempercepat peralihan menuju energi terbarukan, tenaga nuklir, serta elektrifikasi dengan mengorbankan permintaan minyak. Pernyataan tegas tersebut diungkapkan di tengah krisis minyak yang membuat harga Brent diperdagangkan di atas 105 dolar AS per barel, sementara pasokan fisik masih terbatas.

Dikutip dari Oilprice.com pada Ahad (26/4/2026), Birol mengatakan, kerusakan terhadap kepercayaan pada keamanan bahan bakar fosil bersifat permanen. Negara-negara yang terdampak gangguan di Selat Hormuz akan meninjau ulang seberapa besar risiko geopolitik yang bersedia mereka tanggung dalam sistem energi mereka.

"Persepsi mereka terhadap risiko dan keandalan akan berubah. Pemerintah akan meninjau strategi energi mereka. Akan ada dorongan signifikan terhadap energi terbarukan dan tenaga nuklir serta pergeseran lebih lanjut menuju masa depan yang lebih terelektrifikasi," ujar Birol.

Ia menambahkan, pergeseran tersebut akan "menggerus pasar utama minyak" dan menimbulkan "konsekuensi permanen bagi pasar energi global".

Birol juga mengingatkan Inggris terkait rencana pengeboran di Laut Utara. Menurut dia, langkah tersebut tidak akan memberikan manfaat langsung.

Bahkan, lanjutnya, proyek itu tidak akan menghasilkan minyak dan gas dalam jumlah signifikan selama bertahun-tahun dan "tidak akan memberikan perbedaan berarti terhadap krisis ini", kecuali untuk proyek tiebacks. Pesan bagi Inggris, ekspansi minyak dan gas "mungkin tidak masuk akal secara bisnis".

Sementara itu, JPMorgan berpendapat harga minyak mungkin perlu naik lebih tinggi untuk menekan permintaan. Goldman Sachs memperkirakan produksi minyak di kawasan Teluk turun 57 persen dibandingkan tingkat sebelum perang.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya kekurangan pasokan, bukan bukti bahwa sistem bahan bakar fosil sedang mengalami kemunduran. Birol menyebut krisis saat ini "lebih besar dari gabungan semua krisis terbesar sebelumnya". 

Advertisement

Adblock test (Why?)


Bos IEA Ungkap Perang Iran Bikin Dunia Makin Tinggalkan Minyak, Percepat Adopsi Nukir dan EBT
Sumber Eknomi

Saturday, April 25, 2026

BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan klarifikasi atas aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Cabang Pematang Siantar, Sumatera Utara, Jumat (24/2026). BNI menegaskan bahwa isu yang menjadi sorotan masyarakat tersebut berkaitan dengan produk sebuah koperasi.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan, koperasi tersebut merupakan entitas yang berdiri sendiri, bukan bagian dari BNI.

Okki menekankan kasus ini sedang dalam proses penyelesaian hukum. BNI menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan menaati putusan hukum yang sedang berjalan,” ujarnya. 

Advertisement

Adblock test (Why?)


BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar
Sumber Eknomi

Pemerintah Mulai Bahas Solusi BBM Khusus Nelayan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Seorang nelayan memangul jerigen berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite usai pengisian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merespons keluhan nelayan dan pelaku usaha perikanan terkait persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang semakin membebani biaya operasional melaut. Mulai dari lonjakan harga BBM nonsubsidi yang telah menembus di atas Rp 25 ribu per liter, keterbatasan akses BBM, hingga distribusi BBM subsidi yang belum merata.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif belum lama ini menerima asosiasi, himpunan nelayan, serta pelaku usaha perikanan dan kementerian/lembaga terkait untuk mendorong skema BBM khusus bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

“Langkah ini menjadi salah satu solusi strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha perikanan tangkap, mengingat sekitar 70 persen biaya operasional melaut berasal dari BBM,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/4/2026) lalu.

Latif mengatakan kenaikan harga BBM saat ini berpotensi mengurangi pendapatan nelayan dan pelaku usaha, bahkan akan merugi dalam operasionalnya. Untuk itu, pemerintah memastikan harga BBM subsidi untuk nelayan tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026 sebagaimana diumumkan Kementerian ESDM.

“Meski demikian, tantangan di lapangan masih muncul, terutama terkait distribusi yang belum merata dan akses yang belum sepenuhnya mudah dijangkau nelayan. Selain itu, diperlukan penyesuaian regulasi melalui perubahan Perpres Nomor 191 Tahun 2014,” ucap Latif.

KKP, lanjut Latif, menilai perbaikan tata kelola distribusi menjadi kunci agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran. Penguatan pengawasan serta penyederhanaan akses akan terus didorong bersama instansi terkait.

“Sebagai upaya jangka pendek, sejumlah kendala teknis seperti pengangkutan BBM di kapal pengangkut ikan juga akan segera dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan,” sambung Latif.

Terkait usulan harga khusus BBM untuk pelaku usaha penangkapan ikan, Latif menerangkan telah dilaksanakan rapat koordinasi. Keterlibatan lintas sektor diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan BBM yang dihadapi nelayan dan pelaku usaha di lapangan, antara lain dengan Bappenas, BPH Migas, PT Pertamina Patra Niaga, Kementerian Perhubungan, Kemenko Pangan, Kemenko Perekonomian, Kementerian ESDM, serta Kementerian Keuangan. Hasil usulan rapat tersebut telah disampaikan untuk segera dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


Pemerintah Mulai Bahas Solusi BBM Khusus Nelayan
Sumber Eknomi

Friday, April 24, 2026

Dana Institusi Dorong Pergerakan Harga Bitcoin

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Bitcoin (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global belum mereda dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah situasi ini, pasar kripto justru menunjukkan ketahanan yang ditopang oleh arus dana institusional.

Harga Bitcoin kembali menguat mendekati 79.500 dolar AS pada Rabu (22/4), setelah sempat terkoreksi ke kisaran 74.000 dolar AS di awal pekan (20/4). Penguatan dipicu arus masuk dana institusional yang tetap solid, tercermin dari akumulasi pada produk spot Bitcoin ETF sekitar 250,22 juta dolar AS sepanjang pekan dengan total mencapai 57,95 miliar dolar AS.

Kenaikan terjadi saat ketegangan meningkat setelah Iran menolak melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat. Situasi ini menegaskan pergerakan Bitcoin tidak hanya dipengaruhi sentimen risiko global, tetapi juga kekuatan permintaan jangka panjang.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, penguatan Bitcoin mencerminkan perubahan struktur pasar yang semakin didorong investor institusional. Menurut dia, pergerakan Bitcoin saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, tetapi juga oleh permintaan yang semakin konsisten dari investor institusional, yang terlihat dari arus masuk melalui produk spot ETF.

“Di tengah ketidakpastian global, kondisi ini justru dimanfaatkan oleh sebagian investor sebagai momentum akumulasi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menopang harga, meskipun volatilitas jangka pendek tetap perlu diantisipasi,” kata Antony, Jumat (24/4/2026).

Selain itu, dinamika kebijakan moneter Federel Reserve (The Fed) turut memengaruhi pasar. Ketidakpastian arah suku bunga di tengah inflasi yang belum stabil membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati terhadap aset berisiko, termasuk kripto, dalam jangka pendek.

Di sisi lain, aktivitas pasar derivatif juga mendorong harga melalui fenomena short squeeze. Banyak posisi jual yang terpaksa ditutup saat harga naik, sehingga meningkatkan permintaan dalam waktu singkat dan mempercepat penguatan harga.

Antony menilai, kombinasi faktor geopolitik, makroekonomi, dan teknikal membuat struktur pasar kripto semakin kompleks. “Bagi kami di Indodax melihat kondisi ini sebagai bagian dari dinamika pasar yang perlu disikapi secara bijak. Sehingga, kami mengimbau agar setiap keputusan investasi tetap didasarkan pada pemahaman yang matang serta pengelolaan risiko yang terukur,” kata Antony.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Dana Institusi Dorong Pergerakan Harga Bitcoin
Sumber Eknomi

Saatnya Kurangi Ketergantungan pada AS, Indonesia Didorong Perkuat Kemitraan Global Baru

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perubahan lanskap geoekonomi dan geopolitik global yang kian mengarah pada sistem multipolar menjadi momentum bagi Indonesia untuk menata ulang strategi hubungan luar negeri secara lebih mandiri dan berdaulat.

Ekonom Senior Pusat Kajian Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni, menilai kekuatan global saat ini tidak lagi terpusat pada satu negara dominan, melainkan menyebar ke berbagai poros baru.

“Momentum ini perlu dimanfaatkan Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai negara berdaulat yang mampu menentukan arah kebijakan ekonominya sendiri,” ujar Farouk dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Menurut dia, kecenderungan global untuk mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat semakin nyata. Sejumlah pemimpin dunia mulai mendorong kemandirian strategis di tengah dinamika kebijakan domestik AS yang dinilai kerap memengaruhi arah global.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, misalnya, menyerukan agar negara-negara di Asia dan Eropa tidak terus bergantung pada kebijakan AS. Sementara itu, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengingatkan pentingnya mempersiapkan skenario “the world minus one”, yakni dunia tanpa ketergantungan pada satu kekuatan utama.

Di kawasan regional, Menteri Perdagangan Malaysia Tengku Zafrul Aziz juga menunjukkan sikap serupa dengan meninjau ulang kesepakatan tarif dengan AS, seiring dinamika hukum di negara tersebut, termasuk putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang menggugurkan kebijakan tarif era Donald Trump.

Farouk menambahkan, negara-negara Eropa mulai mengambil jarak strategis dari AS dalam sejumlah isu geopolitik. Di saat yang sama, Kanada memperluas kebijakan luar negerinya secara lebih independen, terutama dalam sektor perdagangan.

Selain itu, poros kerja sama non-Barat juga semakin menguat, terutama antara China, Rusia, dan Iran yang memperluas kolaborasi di bidang ekonomi, politik, hingga militer.

Dalam konteks tersebut, Farouk merekomendasikan agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hubungan ekonomi dan perdagangan dengan AS, sekaligus mengurangi ketergantungan struktural terhadap kebijakan ekonomi negara tersebut.

Ia juga mendorong penguatan kemitraan alternatif dengan berbagai negara, khususnya di sektor perdagangan, energi, teknologi, dan pertahanan. Selain itu, Indonesia dinilai perlu lebih aktif dalam kerja sama Selatan-Selatan dan blok ekonomi alternatif.

Rekomendasi lainnya mencakup peninjauan ulang kesepakatan tarif yang dinilai tidak menguntungkan, pengkajian kembali kerja sama strategis tertentu, serta penguatan prinsip politik luar negeri bebas aktif agar Indonesia tidak terjebak dalam rivalitas kekuatan besar.

Farouk menegaskan, langkah tersebut bukan bentuk konfrontasi terhadap AS, melainkan upaya menjaga kedaulatan nasional di tengah dinamika global.

“Momentum perubahan global harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mandiri, berdaulat, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang,” ujarnya.

Adblock test (Why?)


Saatnya Kurangi Ketergantungan pada AS, Indonesia Didorong Perkuat Kemitraan Global Baru
Sumber Eknomi

Thursday, April 23, 2026

IHPS II 2025 Dirilis, BPK Beberkan Temuan pada Pemda dan BUMD

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap pemerintah daerah (pemda) terkait ketahanan pangan, pembangunan manusia (PM), perbankan daerah, serta pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Hasil pemeriksaan dimuat dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025 yang disampaikan oleh Wakil Ketua BPK, Budi Prijono, kepada pimpinan DPD di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

“IHPS II Tahun 2025 memuat ringkasan hasil pemeriksaan dari 685 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) meliputi 7 LHP keuangan, 237 LHP kinerja, serta 441 LHP dengan tujuan tertentu (DTT). Khusus untuk pemda dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) terdapat 520 LHP, yang terdiri atas 2 LHP keuangan, 185 LHP kinerja, dan 333 LHP DTT,” kata Wakil Ketua BPK, Budi Prijono, dalam keterangan resmi.

Pada pemeriksaan tematik nasional ketahanan pangan, BPK merekomendasikan gubernur agar melakukan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memfasilitasi dan mendampingi dalam penyusunan Rencana Pangan Daerah (RPD). Selain itu, gubernur juga disarankan berkoordinasi dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan dalam rangka memfasilitasi dan pendampingan penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG).

“BPK juga merekomendasikan gubernur agar berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kepala Bapanas untuk melakukan integrasi sistem informasi pangan dan penyusunan proyeksi neraca pangan daerah yang akurat dan tepat waktu,” ujar Budi Prijono.

Untuk pemeriksaan tematik nasional PM, pihaknya menyampaikan rekomendasi agar kepala daerah menyusun perencanaan yang memadai untuk menyediakan bangunan, prasarana, dan alat kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai standar dan kebutuhan guna mendukung pelayanan kesehatan.

Rekomendasi berikutnya adalah kepala daerah disarankan melakukan pemutakhiran data peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta sarana prasarana secara berkala sesuai kondisi riil berdasarkan data yang lengkap dan valid.

Terkait potret perbankan daerah, BPK mengidentifikasi sejumlah temuan signifikan pada 25 Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan 2 Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

BPK merekomendasikan direksi BPD melakukan diversifikasi sumber pendanaan yang efisien untuk menghindari ketergantungan terhadap nasabah tertentu, lalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyetujui pemberian kredit atau restrukturisasi kredit, serta melakukan langkah-langkah penyelamatan dan/atau penyelesaian kredit sesuai ketentuan yang berlaku.

IHPS II Tahun 2025 memuat pula hasil pemeriksaan signifikan yang dilaksanakan pada 89 pemda terkait pengelolaan PDRD.

BPK merekomendasikan kepala daerah terkait untuk menetapkan regulasi yang sesuai dan selaras dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang PDRD secara lengkap dan mutakhir.

Pihaknya turut merekomendasikan kepala daerah menyusun dan mengusulkan target anggaran pendapatan PDRD yang didukung penghitungan potensi PDRD serta mempertimbangkan kebijakan makroekonomi daerah sesuai ketentuan.

Sejak 2005 hingga semester I 2025, lanjut dia, BPK telah menyampaikan 785.257 rekomendasi kepada seluruh entitas yang diperiksa.

Untuk pemda dan BUMD, rekomendasi yang diberikan sebanyak 637.016 atau 81,1 persen dari total rekomendasi, dengan persentase yang telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi sebanyak 80,9 persen.

Pemda dengan tingkat penyelesaian tinggi di antaranya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dan Pemkab Sukoharjo yang masing-masing 99,7 persen, serta Pemkab Madiun sebesar 99,4 persen.

“Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi atas tingginya komitmen dari kepala daerah dalam percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK serta meletakkan harapan kepada DPD sebagai representasi daerah untuk mengoptimalkan peran pengawasannya. Sinergi ini krusial untuk mewujudkan penyelenggaraan keuangan yang semakin akuntabel dan perbaikan berkelanjutan di seluruh daerah,” ungkapnya.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


IHPS II 2025 Dirilis, BPK Beberkan Temuan pada Pemda dan BUMD
Sumber Eknomi

Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah Lewat Inovasi Pembiayaan

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Asbanda menggelar Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) Periode 2 Tahun XXXVI – 2026 di Surakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SURAKARTA - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menggelar Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) Periode 2 Tahun XXXVI – 2026 di Surakarta. Kegiatan yang berlangsung 16 hingga 17 April 2026 ini menjadi momentum Asbanda dalam memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan Seminar Nasional BPDSI yang mengangkat tema 'Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah'.

Asbanda menegaskan penguatan sektor pembiayaan menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama, Direktur Pemasaran, serta para pejabat eksekutif dari BPD se-Indonesia.

Seminar nasional diselenggarakan di Ballroom Hotel Sunan, Surakarta menjadi forum berbagi wawasan serta pengalaman antar pemangku kepentingan sektor perbankan daerah. Seminar dibuka dengan keynote speech dari Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol Ahmad Luthfi yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPD.

BPD Dukung Pembangunan Daerah

Dalam sesi seminar, para pemateri menekankan bahwa BPD berperan dalam mendukung program pembangunan daerah melalui inovasi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan.

Peran strategis tersebut dapat diperkuat melalui inovasi pembiayaan, khususnya pada sektor-sektor produktif dan strategis di daerah. Selain itu, skema pinjaman daerah dinilai mampu menjadi solusi dalam mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah Lewat Inovasi Pembiayaan
Sumber Eknomi

Wednesday, April 22, 2026

Hapus Insentif EV, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Mobil listrik XPeng X9.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyatakan masih membutuhkan insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Namun, keberlanjutannya akan mempertimbangkan kondisi fiskal.

Wamenperin mengungkap, ia memahami industri otomotif nasional masih sangat membutuhkan angin sejuk berupa insentif pajak. Namun soal melanjutkan insentif EV masih akan dilihat lebih jauh.

“Kita masih sangat membutuhkan insentif. Tapi tentu harus kita pertimbangkan fiskal kita,” kata Faisol, Rabu (22/4/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 tentang dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), dan pajak alat berat.

Pemerintah mengubah skema pengenaan pajak kendaraan bermotor termasuk kendaraan listrik melalui Permendagri tersebut. Kendaraan listrik kini tidak lagi dikecualikan dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

Artinya, mobil listrik secara aturan tetap kena pajak. Namun, besaran pajak yang dibayar tidak selalu penuh, bahkan bisa nol rupiah, tergantung kebijakan daerah.

Pengenaan pajak itu memang tidak bersifat mutlak. Pemerintah pusat tetap membuka ruang insentif berupa pembebasan atau pengurangan, sebagaimana diatur dalam Pasal 19.

Besaran insentif tersebut diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah. Maka dari itu, kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah.

Di sisi lain, Faisol menegaskan komitmen terhadap percepatan transformasi energi di sektor otomotif. Program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong peralihan menuju energi yang lebih bersih.

“Percepatan juga transformasi energi yang kita lihat harus terjadi juga di otomotif, itu kita harus dorong bersama-sama,” kata dia.

Wamenperin menambahkan, peran pemda dinilai penting untuk mendukung implementasi program tersebut di daerah.

“Jadi saya kira pemda memiliki peran penting untuk membantu Presiden supaya program transformasi energi ini bisa berjalan baik. Mudah-mudahan dengan percepatan hilirisasi itu bisa membantu merata di pemda.” ujarnya.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


Hapus Insentif EV, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Sumber Eknomi

Gubernur BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tahan Hadapi Gejolak Global, Ini Alasannya

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menanggapi lebih lanjut mengenai dampak geopolitik yang menyebabkan tingginya ketidakpastian ekonomi global terhadap Indonesia. Menurut dia, ekonomi Indonesia terbilang tahan atau ‘kebal’ terhadap gejolak global tersebut.

“Kami tegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia kuat dalam menghadapi dampak dari geopolitik, termasuk perang Timur Tengah. Fundamental ekonomi kita kuat, sehingga ketahanan eksternal kita juga tetap kuat,” ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan April 2026 yang diadakan secara daring, Rabu (22/4/2026).

Fundamental ekonomi yang diklaim kuat tersebut terlihat dari inflasi yang rendah di kisaran 2,5±1 persen, pertumbuhan ekonomi yang tinggi di atas 5 persen, serta nilai tukar rupiah yang cenderung stabil. Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan yang berlanjut, kondisi neraca pembayaran yang mencatatkan defisit transaksi berjalan yang rendah, serta cadangan devisa yang kuat.

Perry memastikan terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan menjalankan berbagai langkah dalam menjaga kestabilan ekonomi agar tetap kuat serta pertumbuhan ekonomi tetap positif.

“Dengan memperhitungkan dampak-dampak dari perang Timur Tengah, termasuk harga minyak, kemudian menguatnya dolar AS, demikian juga yield US Treasury yang tinggi dan aliran modal, oleh karena itu langkah-langkah bersama terus didiskusikan dan juga sudah dilakukan,” ujar dia.

Langkah-langkah tersebut di antaranya mengenai delapan butir transformasi budaya kerja yang ditetapkan oleh Pemerintah pada Maret 2026 lalu, di antaranya penerapan work from anywhere (WFA), hemat energi, dan penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Termasuk juga percepatan transisi energi nasional yang mencakup percepatan pembangkit listrik tenaga surya, konversi impor bahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik, dan program biofuel termasuk B50.

“Langkah-langkah ini sangat tepat dan akan memperkuat stabilitas ekonomi kita serta defisit fiskal yang tetap dijaga rendah di bawah 3 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto). Ini adalah langkah-langkah yang telah ditempuh dan kita harus terus mendukung langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Pemerintah, memastikan ketahanan ekonomi kita kuat dan fundamental ekonomi kita kuat,” tegasnya.

 

Adblock test (Why?)


Gubernur BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tahan Hadapi Gejolak Global, Ini Alasannya
Sumber Eknomi

Tuesday, April 21, 2026

Risiko Iklim Meningkat, Jasindo Percepat Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Petani memanen padi lebih awal pascabanjir di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (17/2/2026). BPBD Ciamis mencatat seluas 200 hektare lahan padi milik petani terendam banjir dan terpaksa dipanen lebih dini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Asuransi Jasindo mempercepat verifikasi dan pencairan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi petani terdampak banjir di Lamongan, Jawa Timur. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus menopang target swasembada pangan.

Sekretaris Perusahaan Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, percepatan klaim dilakukan seiring meningkatnya risiko iklim. “Kami menyiapkan penguatan cadangan teknis, optimalisasi reasuransi, serta manajemen risiko terintegrasi untuk menghadapi potensi lonjakan klaim,” kata Brellian, Selasa (21/4/2026).

Brellian menjelaskan AUTP dirancang sebagai instrumen perlindungan terhadap risiko gagal panen akibat banjir, kekeringan, serta serangan hama dan penyakit. Selain percepatan klaim, Jasindo juga melakukan edukasi pola tanam adaptif untuk menekan dampak cuaca ekstrem.

“AUTP memberikan perlindungan terhadap kerusakan tanaman padi akibat banjir, kekeringan, hingga serangan organisme pengganggu tanaman,” ujarnya.

Program ini menyasar petani yang tergabung dalam kelompok tani dengan luas lahan maksimal dua hektare per musim tanam. Skema ini menjadi bagian dari perlindungan yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penentu. “Kolaborasi adalah kunci. Tanpa sinergi pusat dan daerah, target swasembada pangan tidak akan tercapai optimal,” kata Amran.

Amran menyebut pemerintah telah mengalokasikan dukungan premi AUTP di 13 provinsi melalui APBD pada 2026. Dukungan ini diarahkan untuk menjaga keberlanjutan usaha tani di tengah tekanan iklim.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Andi Nur Alam Syah mengatakan AUTP berfungsi sebagai penyangga produksi. “Dengan nilai pertanggungan hingga Rp6 juta per hektare per musim tanam, program ini menjaga siklus produksi tetap berjalan,” ujar Andi.

Penyaluran klaim dilakukan melalui dinas daerah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia agar dana diterima petani secara cepat. Percepatan ini diharapkan membuat petani segera melakukan tanam ulang tanpa terkendala modal.

Andi menambahkan premi AUTP sebesar Rp180 ribu per hektare per musim tanam menjadikan program ini relatif terjangkau. Dukungan pemerintah terhadap premi menunjukkan komitmen menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Risiko Iklim Meningkat, Jasindo Percepat Klaim Asuransi Usaha Tani Padi
Sumber Eknomi

Guru Besar IPB Pastikan Data Beras Pemerintah Valid, Swasembada Beras Bisa Tercapai

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guru Besar IPB University, Prof. Hermanto Siregar menegaskan bahwa stok beras nasional yang dilaporkan pemerintah dapat dipercaya dan telah melalui verifikasi langsung di lapangan.

Pernyataan tersebut merujuk pada inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke gudang Perum Bulog di Magelang pada Sabtu (18/4) kemarin. Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo mendapati kondisi gudang yang penuh beras dengan kapasitas 7 ribu ton.

“Jadi data yang disampaikan pemerintah, baik Kementerian Pertanian maupun Bulog itu benar adanya,” ujar Hermanto, Selasa (21/4/2026).

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa sidak tersebut mengonfirmasi data cadangan pangan yang selama ini diumumkan pemerintah sekaligus membantah keraguan terhadap Swasembada Pangan Nasional.

“Kalau sidak itu kan peninjauan mendadak, tidak dibuat-buat. Hasil sidak Presiden menunjukkan gudang memang terisi penuh. Jadi kunjungan Presiden ke gudang Bulog itu istilahnya memverifikasi,” katanya.

Menurutnya, sangat berisiko bagi pemerintah untuk memanipulasi data pangan karena dampaknya akan langsung terasa di masyarakat. Oleh karena itu, ia meyakini angka stok beras yang disampaikan mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Hermanto menjelaskan bahwa angka cadangan beras sebesar 4,8 juta ton bukanlah angka yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil perhitungan yang terukur. Stok tersebut berasal dari akumulasi cadangan sebelumnya, dikurangi penyaluran, serta ditambah hasil panen yang berlangsung sejak awal 2026.

“Hingga April ini panen masih terus berjalan. Artinya, stok beras akan terus bertambah, terutama memasuki puncak panen April–Mei, dan akan kembali meningkat pada musim panen berikutnya di Agustus–September,” jelasnya.

Ia juga memaparkan mekanisme pengelolaan stok oleh Bulog. Saat musim panen, Bulog melakukan penyerapan gabah atau beras dari petani untuk memperkuat cadangan. Sebaliknya, ketika pasokan di pasar menurun, Bulog melakukan operasi pasar dengan menyalurkan stok agar harga tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Dengan kondisi stok yang mencapai 4,8 juta ton, Hermanto menilai peluang Indonesia untuk tidak melakukan impor beras pada tahun ini cukup besar. Namun, ia mengingatkan bahwa hal tersebut tetap bergantung pada faktor iklim.

“Kalau iklim tidak ekstrem, misalnya tidak terjadi El Nino yang parah, maka peluang kita tidak impor sangat terbuka. Apalagi masih ada panen di Agustus yang bisa menambah cadangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai sidak Presiden menjadi langkah penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap data pangan nasional, sekaligus menjawab keraguan terkait capaian swasembada pangan.

“Dengan sidak itu, Presiden memverifikasi langsung kondisi di lapangan. Ini penting untuk membantah keraguan publik terhadap ketersediaan beras dan upaya swasembada pangan,” pungkasnya.

Adblock test (Why?)


Guru Besar IPB Pastikan Data Beras Pemerintah Valid, Swasembada Beras Bisa Tercapai
Sumber Eknomi

Monday, April 20, 2026

Bank Jakarta Sasar Belanja ASN untuk Dongkrak Transaksi

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bank Jakarta membidik belanja aparatur sipil negara (ASN) sebagai penggerak transaksi dan loyalitas nasabah. Melalui XPORIA 2026, bank daerah ini mencoba mempertemukan kebutuhan konsumsi ASN dengan ekosistem bisnis dalam satu ruang.

Kegiatan yang digelar di Balai Kota Jakarta pada 20–23 April 2026 itu menghadirkan berbagai sektor, mulai dari kuliner, properti, otomotif hingga UMKM.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan, XPORIA 2026 menjadi strategi memperkuat keterikatan nasabah, khususnya ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta. “Ini merupakan bentuk komitmen Bank Jakarta dalam memfasilitasi ASN melalui berbagai kemudahan layanan,” kata Agus, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, konsep experience space yang diusung memungkinkan pengunjung tidak hanya melihat produk, tetapi juga langsung mencoba dan bertransaksi. Sejumlah tenant dari berbagai sektor ikut meramaikan kegiatan tersebut, termasuk pelaku UMKM binaan JakPreneur.

“Ini bukan hanya pameran, tapi ruang pengalaman. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat, tapi juga merasakan langsung berbagai produk unggulan,” ujar Agus.

Menurut Agus, kegiatan ini juga menjadi upaya membangun ekosistem ekonomi berbasis digital. Bank Jakarta mencoba mengintegrasikan merchant dan nasabah dalam satu platform transaksi yang lebih efisien.

“Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” kata Agus.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Jakarta Suharini Eliawati menilai kegiatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Bank Jakarta. Ia berharap inovasi layanan terus diperluas untuk memperkuat peran di sektor keuangan daerah.

“Kami harap Bank Jakarta terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas ekspansi bisnis di industri keuangan,” kata Suharini.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga memperkuat hubungan dengan nasabah.

“Melalui Jakarta XPORIA 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bersifat transaksional, tetapi juga memperkuat engagement antara Bank Jakarta dengan nasabah dan masyarakat,” kata Arie.

Adblock test (Why?)


Bank Jakarta Sasar Belanja ASN untuk Dongkrak Transaksi
Sumber Eknomi

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

PT Pertamina International Shipping (PIS) adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pelayanan dan jasa kelautan, dan logistik untuk pihak ketiga dan pasar internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  – PT Pertamina International Shipping (PIS) adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pelayanan dan jasa kelautan, dan logistik untuk pihak ketiga dan pasar internasional.

Dalam melayani pasar internasional, kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global.

Kapal Gamsunoro termasuk salah satu kapal milik PIS yang melayani pasar tersebut, terutama di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat.

Sebagai salah satu Sub Holding Pertamina, PT Pertamina International Shipping (PIS) berfokus pada lini bisnis angkutan maritim untuk pasar internasional. Strategi ini dijalankan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan motor devisa negara dari ekspansi pasar global.

“Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94 persen,” ujar Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita, Senin (20/4).

Pertamina Group tetap berkomitmen terhadap talenta dalam negeri sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi pelaut nasional di kancah global.

Jumlah ABK WNI yang dipekerjakan di atas kapal Pertamina Group, baik domestik maupun internasional, setidaknya berjumlah 4.090 orang. Sementara untuk pelaut WNA hanya berkisar 278 orang atau sekitar 6 persen dari total ABK di atas kapal Pertamina Group.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina
Sumber Eknomi

Sunday, April 19, 2026

Pertamina Sesuaikan Harga LPG 12 Kg

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

Pekerja menata tabung gas elpiji di salah satu agen di Rawasari, Jakarta, Senin (11/7/2022). Ditengah kenaikan harga gas LPG nonsubsidi seperti Bright Gas dan tabung elpiji 12 kg, Manajemen PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga untuk LPG subsidi 3 kg tidak mengalami kenaikan atau tetap.Prayogi/Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kg dari Rp 192.000 per tabung menjadi Rp 228.000 per tabung atau naik 18,75 persen. Kenaikan harga LPG tersebut merupakan yang pertama sejak 2023.

Dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga yang diakses di Jakarta, Ahad (19/4/2026), harga Rp 228.000 untuk LPG 12 kg berlaku di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Untuk provinsi lainnya juga mengalami penyesuaian harga sesuai biaya distribusi ke masing-masing wilayah.

Sementara itu, harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg juga mengalami kenaikan sebesar 18,89 persen, dari Rp 90.000 per tabung menjadi Rp 107.000 per tabung untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Seperti halnya LPG 12 kg, harga LPG 5,5 kg di wilayah lain juga disesuaikan berdasarkan biaya distribusi. Penyesuaian harga ini mulai berlaku per 18 April 2026.

Penyesuaian harga tersebut merupakan yang pertama sejak November 2023. Saat itu, Pertamina menurunkan harga LPG 12 kg menjadi Rp 192.000 per tabung atau turun Rp 12.000 per tabung.

Irto Ginting yang saat itu menjabat sebagai Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menyampaikan penyesuaian harga LPG dilakukan setelah evaluasi terhadap tren Contract Price Aramco (CPA) pada November 2023, ketika harga rupiah per kilogram mengalami penurunan seiring melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

sumber : ANTARA

Advertisement

Adblock test (Why?)


Pertamina Sesuaikan Harga LPG 12 Kg
Sumber Eknomi

Saturday, April 18, 2026

Mitos dan Takhayul Seputar Trading

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, Di dunia trading keuangan yang mudah berubah, perasaan nyaman adalah aset yang langka. Untuk menumbuhkan stabilitas dan fokus, banyak trader beralih ke praktik-praktik penenangan pikiran seperti meditasi. Namun, ada pula yang percaya dengan mitos-mitos yang mengarah ke takhayul.

Di bidang keuangan, mungkin takhayul paling terkenal adalah milik George Soros. Putranya, Robert, pernah mengungkapkan sinyal trading paling aneh dari ayahnya bukanlah grafik, melainkan punggungnya. Jika Soros merasakan nyeri punggung bawah yang akut atau kejang otot, ia menafsirkannya sebagai manifestasi fisik bahwa ada yang salah dengan portofolionya.

Ada lagi beberapa mitos atau takhayul seputar trading, broker Elev8 dalam siaran persnya, Ahad (19/4/2026) mengungkapkan hal tersebut sebagai berikut:

Tanda-tanda dari kosmos

Banyak investor melihat siklus bulan, horoskop, atau pertanda langit untuk memandu keputusan keuangan. Sebagian investor percaya bulan purnama memicu volatilitas yang lebih tinggi, sementara bulan baru menyajikan kesempatan membeli yang lebih baik.

Satu makalah terkenal, “Apakah Investor Terpengaruh Bulan? Fase Bulan dan Imbal Hasil Saham” oleh Yuan, Zheng, dan Zhu, meneliti data dari berbagai negara. Studi itu menemukan imbal hasil saham cenderung lebih rendah pada hari-hari di sekitar bulan purnama. Perbedaannya kecil, antara tiga persen dan lima persen per tahun, tetapi secara statistik signifikan dalam periode yang dikaji.

Lalu, ada astrologi keuangan. Beberapa trader yakin ketika Merkurius bergerak mundur, trading akan gagal dan mereka harus menghindari trading sama sekali. Sementara yang lain melihat lebih jauh ke lontaran surya. Beberapa penelitian menunjukkan ada korelasi antara badai geomagnetik dan volatilitas pasar, yang menyatakan aktivitas matahari memengaruhi sistem saraf pusat manusia dan meningkatkan kecemasan investor.

Namun, saat berurusan dengan astrologi, bukti ilmiah jauh lebih lemah. Sebagian besar ulasan mengenai pengaruh zodiak pada indeks seperti S&P 500 menyimpulkan hasilnya tidak meyakinkan dan tidak cukup untuk memandu keputusan di dunia nyata.

Tanda-tanda dan kebiasaan

Selain tanda-tanda dari langit, trader memiliki berbagai kebiasaan khas lainnya. Studi telah menunjukkan sebagian trader mengurangi volume atau mengambil posisi yang lebih kecil pada Jumat tanggal 13, hanya untuk menghindari nasib buruk, meskipun tidak ada hubungan logis antara tanggal dan pendapatan perusahaan.

Di beberapa pasar Asia, trader menghindari angka yang terdengar seperti kematian (seperti empat) dan condong ke angka yang menunjukkan kemakmuran (seperti delapan), sebuah preferensi yang dapat memengaruhi harga order.

Sleain itu, dalam komunitas trading harian, psikologi warna sangat penting. Sebagian trader percaya memakai merah membawa energi bullish, sementara sebagian lain menghindarinya karena merah identik dengan kerugian.

Paul Tudor Jones, seorang trader terkenal karena memprediksi kehancuran pasar tahun 1987, dikenal sangat percaya pada takhayul mengenai pakaiannya. Konon, ia mengenakan sepasang sepatu kets hitam keberuntungan tertentu saat kehancuran pasar terjadi untuk mempertahankan keunggulan psikologis sementara pasar global runtuh.

Adblock test (Why?)


Mitos dan Takhayul Seputar Trading
Sumber Eknomi

Pemerintah dan Industri Dorong Konsumsi Ikan Nasional

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

President Director Regal Springs Indonesia Rudolf Hoeffelman (kiri) dan Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana (tengah) dalam kegiatan Fish for Fit yang mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan untuk peningkatan gizi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Konsumsi ikan nasional terus menunjukkan tren peningkatan, namun dinilai masih perlu didorong untuk memperkuat kualitas gizi masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam memperluas kampanye konsumsi protein berkualitas.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat konsumsi ikan masyarakat Indonesia mencapai lebih dari 26,04 kilogram per kapita per tahun pada 2025. Angka ini mencerminkan tren positif, tetapi masih memiliki ruang peningkatan guna mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional.

Dalam upaya tersebut, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha mulai diperluas melalui berbagai pendekatan. Salah satunya melalui kegiatan Fish for Fit yang menggabungkan edukasi konsumsi ikan dengan aktivitas olahraga berbasis komunitas.

President Director Regal Springs Indonesia Rudolf Hoeffelman mengatakan, keterlibatan industri menjadi bagian dari upaya memperkuat kampanye konsumsi ikan. “Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, kami melihat peluang untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan secara berkelanjutan,” ujar Rudolf, Sabtu (18/4/2026).

Ia menambahkan, pendekatan berbasis gaya hidup efektif menjangkau masyarakat. “Kegiatan bersama komunitas olahraga seperti hybrid race competition ini menjadi sarana untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi pangan bernutrisi, khususnya ikan, yang diimbangi dengan olahraga secara rutin,” lanjutnya.

Dari sisi nutrisi, ikan dinilai sebagai sumber protein berkualitas tinggi. Dalam 100 gram sajian, ikan tilapia mengandung sekitar 20 gram protein yang berperan dalam pembentukan antibodi, pemulihan otot, serta mendukung peningkatan imunitas tubuh. Kandungan tersebut setara dengan sekitar 30 hingga 35 persen kebutuhan protein harian orang dewasa.

Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan kampanye. “Kami mengapresiasi Regal Springs Indonesia atas dukungannya di event ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kampanye konsumsi ikan, menjadi saran promosi yang efektif sekaligus memperluas akses pasar, khususnya pada segmen premium,” ungkap Erwin.

Kegiatan Fish for Fit dikemas dalam bentuk kompetisi kebugaran berbasis hybrid race yang menggabungkan kekuatan, daya tahan, dan kerja sama tim. Selain kompetisi, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi gizi serta promosi produk perikanan yang menyasar masyarakat urban.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Pemerintah dan Industri Dorong Konsumsi Ikan Nasional
Sumber Eknomi

Pakar Ungkap Kenaikan BBM Non-Subsidi tak Bakal Pengaruhi Kondisi Ekonomi Masyarakat

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, mengatakan keputusan pemerintah menaikkan sejumlah harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per 18 April 2026 sudah tepat. Kenaikkan harga tersebut merupakan koreksi atas kebijakan sebelumnya yang tidak mengikuti mekanisme pasar.

Kenaikan harga BBM ini terjadi relatif lebih lambat dibanding sejumlah negara lain. Sejak Maret 2026, beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, India, hingga negara-negara di Eropa telah lebih dulu melakukan penyesuaian harga BBM seiring lonjakan harga minyak mentah dunia. Indonesia baru melakukan penyesuaian pada pertengahan April, yang dinilai menunjukkan adanya upaya pemerintah menahan tekanan harga agar tidak langsung dirasakan masyarakat.

“Saya kira sudah tepat. Bahkan ini menjadi koreksi dari kebijakan sebelumnya yang tidak menaikkan harga BBM non-subsidi. Selama ini harga BBM non-subsidi, khususnya RON 92 ke atas, memang ditentukan oleh mekanisme pasar sesuai dengan kondisi ekonomi,” kata Fahmy saat dihubungi, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, ketika harga minyak dunia naik, maka harga BBM non-subsidi juga semestinya ikut naik. Sebaliknya, harga bisa turun ketika harga minyak global menurun, meskipun tidak selalu proporsional.

“Ketika pemerintah sebelumnya tidak menaikkan harga BBM non-subsidi, menurut saya itu keputusan yang keliru. Dan sekarang dikoreksi dengan kenaikan pada 18 April ini,” ujarnya.

Fahmy menilai kebijakan ini tidak akan berdampak besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Hal ini karena konsumsi BBM non-subsidi relatif kecil dan tidak digunakan untuk sektor-sektor vital seperti distribusi kebutuhan pokok.

“Pengaruhnya terhadap masyarakat menurut saya tidak signifikan. Karena konsumen BBM non-subsidi jumlahnya tidak sebesar pengguna pertalite dan solar. Selain itu, BBM non-subsidi juga tidak digunakan untuk angkutan kebutuhan pokok,” jelasnya.

Menurut dia, berbeda dengan BBM subsidi seperti Pertalite dan solar yang jika dinaikkan akan langsung memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, keputusan pemerintah menahan harga BBM subsidi dinilai sebagai langkah tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi.

“Kalau Pertalite dan solar dinaikkan, itu pasti memicu inflasi dan menurunkan daya beli. Jadi keputusan menaikkan BBM non-subsidi, tetapi menahan BBM subsidi, menurut saya sudah tepat,” kata Fahmy.

Terkait kekhawatiran adanya peralihan pengguna dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi, Fahmy menilai potensi tersebut relatif kecil. Ia menilai karakteristik konsumen BBM non-subsidi tidak mudah berpindah ke BBM dengan oktan lebih rendah. Apalagi, pemerintah tidak menaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 yang membuat masyarakat tidak akan langsung beralih ke Pertalite.

“Risiko itu pasti ada, tetapi kecil. Karena pengguna BBM non-subsidi umumnya pemilik mobil pribadi, bahkan mobil mewah. Mereka tidak serta-merta pindah ke BBM subsidi karena bisa berdampak pada mesin kendaraan. Apalagi harga Pertamax dan Pertamax Green juga tidak naik,” ujarnya.

Senada dengan Fahmy, pengamat ekonomi Universitas Negeri Manado (Unima), Robert Winerungan, mendukung langkah pemerintah soal kenaikan harga BBM non-subsidi dan tidak menaikkan BBM subsidi, Pertamax, dan Pertamax Green 95 untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah. Keputusan ini, kata Robert, juga demi mengendalikan inflasi.

“BBM non-subsidi itu dikonsumsi masyarakat kelas atas yang tidak banyak berkontribusi terhadap inflasi,” kata dia.

Robert juga menyoroti bahwa jika dibandingkan dengan banyak negara lain, harga BBM di Indonesia masih tergolong relatif murah, terutama untuk jenis BBM subsidi seperti Pertalite dan solar. Bahkan, dalam beberapa perbandingan global, harga BBM Indonesia masih berada di bawah rata-rata harga di kawasan Asia maupun negara maju.

Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah perlu mengantisipasi potensi peralihan konsumsi ke BBM subsidi melalui kebijakan yang lebih tegas. Salah satunya dengan membatasi penggunaan BBM subsidi bagi kendaraan tertentu.

“Perlu ada aturan, misalnya kendaraan dengan harga di atas Rp500 juta tidak boleh mengonsumsi BBM bersubsidi. Jangan sampai ada yang memanfaatkan kebijakan ini untuk kepentingan pribadi,” ujar Robert.

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu berperan dalam menjaga konsumsi energi agar tetap efisien. Selain itu, pemerintah harus memastikan pasokan BBM subsidi tetap aman agar tidak terjadi kelangkaan dan antrean panjang di lapangan.

Mengutip situs MyPertamina, harga sejumlah BBM non-subsidi naik signifikan, di antaranya Pertamax Turbo per 18 April ini dibanderol Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter. Untuk Dexlite, harga dibanderol Rp23.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp14.200 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada Pertamina Dex yang harga saat ini Rp23.900 atau naik dari yang sebelumnya Rp14.500. Meski demikian, Pertamina memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dan sejumlah BBM non-subsidi, diantaranya Pertamax dengan RON 92 yang harganya tetap di Rp12.300 dan Pertamax Green di Rp12.900 agar tetap menjadi bantalan utama bagi daya beli masyarakat di tengah tekanan global.

Adblock test (Why?)


Pakar Ungkap Kenaikan BBM Non-Subsidi tak Bakal Pengaruhi Kondisi Ekonomi Masyarakat
Sumber Eknomi

Ekspor CPO Menguat, Indonesia Kian Kokoh Sebagai Raja Sawit Dunia

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kinerja ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya kembali menegaskan kekuatan Indonesia sebagai pemain utama global.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor CPO dan turunannya pada Januari-Februari 2026 mencapai 4,69 miliar dolar AS, melonjak 26,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,71 miliar dolar AS.

Lonjakan ini tidak hanya terlihat dari nilai, juga volume. Ekspor meningkat dari 3,33 juta ton menjadi 4,54 juta ton pada periode yang sama. Kenaikan ini, menunjukkan permintaan global terhadap produk berbasis sawit Indonesia masih sangat kuat, sekaligus mempertegas daya saing komoditas ini di pasar internasional.

Kinerja impresif ini juga ditopang produksi yang terus meningkat. Berdasarkan rilis resmi GAPKI pada 13 Maret 2026, produksi CPO Indonesia sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau naik 7,26 persen (sekitar 3,5 juta ton) dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara total produksi CPO dan PKO (palm kernel oil) tercatat sebesar 56,55 juta ton atau naik 7,18 persen. Dari sisi perdagangan, ekspor produk sawit Indonesia sepanjang 2025 juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat.

Volume ekspor mencapai 32,34 juta ton atau naik 9,51 persen, dengan nilai menembus 35,87 miliar dolar AS, melonjak 29,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, kekuatan ekspor sawit Indonesia tidak lepas dari strategi hilirisasi yang terus diperkuat pemerintah.

Menurutnya, potensi terbesar justru berada pada pengembangan produk turunan yang lebih luas, termasuk minyak goreng dan berbagai produk industri lainnya.

“Kalau CPO kita olah menjadi margarin, kosmetik, dan produk turunan lainnya, dunia akan sangat bergantung pada Indonesia. Kita kuasai lebih dari 60 persen pasar dunia. Artinya Indonesia sangat menentukan,” ujar Mentan Amran dalam keterangan Sabtu (18/4/2026).

Indonesia saat ini memang menjadi produsen dan eksportir sawit terbesar di dunia. Selain CPO mentah, produk turunan seperti minyak goreng olahan, biodiesel hingga bahan baku industri makanan dan kosmetik semakin mendominasi pasar ekspor.

Tren ini menunjukkan pergeseran penting dari ekspor berbasis komoditas mentah menuju ekspor berbasis industri.

Penguatan ekspor minyak goreng juga menjadi bagian strategis menjaga stabilitas pasar global, sekaligus memperluas pangsa pasar Indonesia di berbagai negara tujuan. Dengan kebutuhan minyak nabati dunia yang terus meningkat, posisi Indonesia dinilai semakin strategis dalam rantai pasok global.

Ke depan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus mendorong penguatan ekosistem sawit dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan produktivitas kebun, efisiensi industri pengolahan, hingga perluasan akses pasar ekspor.

Dengan tren positif ini, sektor sawit tidak hanya menjadi penopang devisa negara, juga pilar utama dalam memperkuat ekonomi nasional berbasis pertanian dan industri hilir yang berdaya saing global.

Adblock test (Why?)


Ekspor CPO Menguat, Indonesia Kian Kokoh Sebagai Raja Sawit Dunia
Sumber Eknomi