
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisi Eropa, Senin (13/7/2026), menggelar pertemuan kedua Kelompok Donor Palestina di Brussels dengan meluncurkan Team Gaza Initiative, yang menyediakan pendanaan terkoordinasi sebesar 883,6 juta euro (sekitar Rp16,9 triliun atau 1,03 miliar dolar AS) untuk mendukung pemulihan awal Gaza. Dana tersebut akan digunakan untuk sektor air dan sanitasi, pembersihan puing, pengelolaan limbah, kesehatan, energi, pertanian, serta sistem pangan.
Inisiatif itu didukung Komisi Eropa, Bank Investasi Eropa, Bank Dunia, serta sejumlah negara, termasuk Spanyol, Denmark, Inggris, Jerman, Norwegia, Finlandia, Italia, Belanda, Prancis, Jepang, Swiss, Swedia, dan Belgia.
Australia dan Kanada juga menyatakan minat untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Pertemuan kelompok donor itu juga menghasilkan tambahan komitmen pendanaan melalui mekanisme PEGASE Uni Eropa, dengan negara-negara anggota menandatangani perjanjian kontribusi baru senilai 41,7 juta euro (sekitar 48,7 juta dolar AS).
Pendanaan itu melengkapi komitmen Komisi Eropa sebelumnya sebesar 310 juta euro (sekitar 362,3 juta dolar AD) melalui mekanisme PEGASE untuk periode 2026-2027.
Komisi Eropa menyatakan Team Gaza Initiative bertujuan mengoordinasikan dukungan internasional untuk memulihkan layanan dasar dan infrastruktur di Gaza sekaligus melengkapi upaya global bagi pemulihan wilayah kantong Palestina yang hancur lebur akibat kejahatan perang genosida Israel tersebut.
Komisi Eropa juga menyoroti kemajuan Otoritas Palestina dalam menjalankan reformasi tata kelola, fiskal, administrasi publik, perlindungan sosial, pendidikan, dan infrastruktur sesuai agenda reformasinya.
sumber : ANTARA
Komisi Eropa Luncurkan Team Gaza Initiative, Kucurkan Dana Rp 16,9 Triliun untuk Pemulihan Gaza
Sumber Eknomi
No comments:
Post a Comment