Pages

Tuesday, July 21, 2026

Sensus Ekonomi 2026 di Jateng Melampaui Target Awal, BPS Optimistis Capai 100 Persen

Repost Ekonomi juraganluempang.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ali Said, mengungkapkan sejak dimulai pada 15 Juni 2026, proses penghimpunan data dalam Sensus Ekonomi 2026 di Jateng masih berjalan lancar dan menunjukkan tren positif. Dia menyebut capaian pendataan di 35 kabupaten/kota se-Jateng sudah melampaui 50 persen.

"Perkembangan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah sejauh ini berjalan dengan baik. Bahkan sampai dengan tanggal 17 Juli 2026 sudah mencapai lebih dari 53 persen. Ini sudah jauh melampaui target," kata Ali dalam keterangannya kepada Republika, Selasa (21/7/2026).

Dia menerangkan, target awal yang dicanangkan untuk periode satu bulan pendataan adalah 40 persen.

"Saat ini semua wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah jauh melebihi target tersebut dan rata-rata sudah di atas 50 persen. Jadi, secara umum semua wilayah sudah kategori tinggi capaiannya," ucapnya.

"Ini artinya partisipasi masyarakat dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026 sangat baik. Jadi, pada prinsipnya dalam kegiatan pendataan Sensus Ekonomi 2026 ini tidak menghadapi kendala yang berarti," tambah Ali.

Ali mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 bakal berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Dia menekankan, target capaian sensus BPS Jateng adalah 100 persen.

"Yang namanya sensus tentu harus menyeluruh dan semua harus tercakup, sehingga BPS Provinsi Jawa Tengah terus berupaya untuk mencapai target tersebut," ujarnya.

Dia optimistis BPS Jateng mampu mencapai target tersebut.

"Dengan capaian yang saat ini sudah melebihi 53 persen dan waktu pendataan masih sampai dengan 31 Agustus 2026, kami optimistis target pendataan 100 persen bisa tercapai," kata Ali.

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, mengatakan Provinsi Jateng memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Pada 2026, jumlah usaha di Jateng mencapai hampir 5 juta unit usaha. Jumlah itu setara dengan 25,76 persen dari seluruh usaha di Pulau Jawa dan sekitar 15,25 persen dari total usaha di Indonesia.

"Kalau kita mendata di Jawa Tengah dengan sangat baik, artinya kita menyelesaikan setidaknya 15 persen kualitas pendataan di Indonesia," kata Sonny seusai menghadiri acara Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, 18 Juni 2026 lalu.

Sonny menerangkan, nantinya data yang dihimpun dalam Sensus Ekonomi 2026 akan digunakan untuk seluruh program pemerintah. "Semua program pemerintah harusnya mengacu pada data yang berkualitas. Nah, sensus ekonomi itu mendata ekonomi Indonesia secara lengkap," ucapnya.

Adblock test (Why?)


Sensus Ekonomi 2026 di Jateng Melampaui Target Awal, BPS Optimistis Capai 100 Persen
Sumber Eknomi

No comments:

Post a Comment