
Pekerja melintas di lokasi proyek Smelter Freeport di sela Peresmian Produksi Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Smelter PTFI, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat setoran ke negara mencapai 11,04 miliar dolar AS atau sekitar sekitar Rp 188,5 triliun sepanjang periode 2021-2025. Kontribusi tersebut berasal dari dividen dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Berdasarkan laporan keuangan, setoran PTFI didominasi dividen sebesar 8,96 miliar dolar AS atau sekitar Rp 153 triliun. Sedangkan PNBP tercatat 2,08 miliar dolar AS atau sekitar Rp 35,5 triliun.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman menyebut, besarnya kontribusi tersebut mencerminkan peran strategis sektor tambang dalam menopang penerimaan negara. Terutama, sambung dia, saat harga komoditas berada pada level tinggi.
"Kontribusi PTFI besar dan menjadi salah satu penopang penting penerimaan negara dalam beberapa tahun terakhir, terutama ketika terjadi boom harga komoditas," ujarnya di Jakarta, Ahad (12/4/2026).
Kontribusi PTFI bergerak mengikuti dinamika harga komoditas global. Pada 2021, perusahaan membagikan dividen sebesar 234 juta dolar AS dengan PNBP sekitar 1,5 miliar dolar AS. Kinerja meningkat signifikan pada 2022 dengan dividen mencapai 3,075 miliar dolar AS dan PNBP sebesar 145 juta dolar AS. Lonjakan itu sejalan dengan menguatnya harga komoditas di pasar global.
Memasuki 2023, kontribusi mengalami penyesuaian dengan dividen sebesar 708 juta dolar AS dan PNBP 140 juta dolar AS. Tren kembali menguat pada 2024 dengan dividen 2,95 miliar dolar AS dan PNBP 183,8 juta dolar AS. Pada 2025, dividen tercatat sekitar 2,0 miliar dolar AS dengan PNBP 112,4 juta dolar AS, mencerminkan stabilisasi setelah fluktuasi harga komoditas global.
Menurut Rizal, capaian tersebut menunjukkan kapasitas PTFI dalam menghasilkan nilai ekonomi signifikan bagi negara. "Ini menunjukkan kapasitas perusahaan dalam menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan," katanya.
Freeport Setor Rp 188 Triliun, Jadi Penopang Peneriman Negara
Sumber Eknomi
No comments:
Post a Comment